Kanopi di Pasar Horas Mengkhawatirkan, Pedagang dan Pembeli Minta Pemko Pematang Siantar Segera Perbaiki

Kanopi penghubung antara bangunan I dan II Pasar Horas Jaya mengalami kerusakan dan bocor saat hujan sehingga pembeli dan pedagang khawatir bila sewaktu-waktu atap pasar tersebut roboh. (Foto: PARBOABOA/Putra Purba)

PARBOABOA, Pematang Siantar- Pedagang dan pembeli mengaku resah dengan kondisi kanopi antargedung di Pasar Horas Jaya, Kota Pematang Siantar, Sumatra Utara yang rusak, lapuk dan bocor.

Bahkan, untuk menyiasati kebocoran, pedagang di antara dua gedung itu terpaksa menggunakan tenda tambahan untuk melindungi mereka dari panas dan bocor saat hujan, meski sudah ada kanopi.

Pantauan PARBOABOA, ada 7 titik kanopi di antara Gedung I dan III yang kebocorannya sudah cukup parah. Bahkan, puing-puing kanopi yang lapuk terlihat berjatuhan di lantai gedung pasar.

Salah seorang pembeli di Pasar Horas, Antoni Sianipar (37) mengaku pernah hampir tertimpa puing-puing kanopi yang jatuh ke arah tenda penjual.

"Jadinya tujuan kanopinya hanya menghindari panas (matahari) saja, kalau hujan deras pasti becek, belum lagi pecahannya jatuh mengenai pembeli dan penjual, jadinya kami wajib menghindar," ujarnya kepada PARBOABOA, Jumat (11/8/2023).

Warga Kelurahan Mekar Nauli, Kecamatan Siantar Marihat ini merasa sangat khawatir dengan kondisi kerangka bangunan atap yang mulai rapuh dan berpotensi roboh, jika sering terkena air hujan.

"Belum lagi kalau rangka kanopinya sudah termakan air hujan, jadi lebih cepat rusaknya, mudah-mudahan jangan dulu ada kejadian yang mengenai masyarakat, pemerintah baru bergerak memperbaikinya, itu tidak baik," pinta Sianipar.

Pedagang Pasar Horas Jaya mengaku kerepotan saat hujan karena dagangannya akan tersiram air imbas dari kebocoran kanopi pasar tersebut. (Foto: PARBOABOA/Putra Purba) 

Sementara pedagang di Pasar Horas, Batubara (40) menduga pembangunan kanopi dari pengelola yang dilakukan asal-asalan.

"Kanopinya seperti cuman ditambal saja, asal-asalan dipasang, kualitasnya pun yang murahan," ketus pedagang ikan kering di gedung I itu.

Warga Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur itu mengungkapkan, kerusakan kanopi sudah berlangsung lama dan tidak ada perbaikan dari Pemerintah Kota Pematang Siantar atau PD Pasar Horas Jaya (PHJ).

Bahkan, lanjut Batubara, pedagang kerap menyampaikan kondisi kanopi tersebut kepada pengelola dan Pemko Pematang Siantar, tapi tak kunjung diperbaiki.

"Perbaikan terakhir itu bulan Maret tahun ini (2023), kami pedagang sebenarnya sudah banyak yang mengeluh ke direktur pengelola di sini. Namun, entah sampai sekarang belum juga ada tanggapan. Untuk itu, kepada pihak PD PHJ diminta segera menindaklanjuti keluhan pedagang," tegasnya.

Sementara pedagang buah di gedung III Pasar Horas, Silalahi (40), mengaku kerepotan akibat kanopi yang bocor saat hujan dan mengenai dagangannya.

"Jadi sepi dagangan, terpaksa harus menutup dagangan menggunakan plastik menghindari  hujan deras. Kalau tidak sempat menutup, akhirnya basah. Apalagi buah-buahan itu cepat busuk kalau terkena hujan terus," kesalnya.

Senada dengan Sianipar dan Batubara, Silalahi pun meminta agar Pemko Pematang Siantar segera memperbaiki kanopi tersebut demi kenyamanan masyarakat dan pedagang yang bertransaksi di Pasar Horas.

"Kalau kanopi banyak bocor seperti ini ya otomatis bagi masyarakat yang datang ke sini mau belanja kurang nyaman. Kalau bisa sarannya segera diperbaiki," pintanya.

PARBOABOA berusaha menghubungi Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) di PD Pasar Horas Jaya, Reza Dalimunthe. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada jawaban dari yang bersangkutan.

Editor: Kurniati
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS