Ditahan Vietnam 0-0, Kapten Indonesia Optimis Taklukkan Leg 2 Semifinal Piala AFF

Timnas Indonesia imbang melawan Vietnam dengan skor 0-0 dalam leg pertama semifinal Piala AFF di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (6/1/2023). (Foto: Instagram @timnasindonesiainfo)

PARBOABOA, Jakarta – Kapten Timnas Indonesia Fachruddin Aryanto percaya diri dapat mengalahkan Vietnam dalam duel leg kedua semifinal Piala AFF 2022 di Stadion My Dinh, Hanoi, Senin (9/1/2023) mendatang.

Kepercayaan Fachruddin bukan tanpa dasar. Pemain 33 tahun ini yakin dengan skuadnya. Selain itu, dirinya juga punya pengalaman lolos ke final Piala AFF setelah mengalahkan Vietnam pada 2016 silam.

Setelah menang 2-1 di kandang, di Stadion Pakansari, tim Merah Putih bermain imbang 2-2 di Vietnam. Pengalaman tersebut ingin ia ulang kembali di tahun ini.

"Kami bersyukur atas hasil ini meski tidak menang. Tidak mudah lawan Vietnam, tetapi para pemain sudah bekerja keras," kata Fachruddin saat jumpa pers setelah pertandingan.

"Kami sudah melakukan persiapan meski pada akhirnya kami tetap gagal mencetak gol. Masih ada leg kedua, kita masih berusaha keras masuk ke final," tambahnya.

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (6/1/2023), timnas Indonesia sebelumnya ditahan imbang 0-0 oleh Vietnam pada leg pertama semifinal Piala AFF 2022.

Padahal, Indonesia lebih banyak menguasai bola dalam leg pertama semifinal, tapi kreasi serangan tim besutan Shin Tae-yong belum cukup untuk menembus tebalnya barisan pertahanan Vietnam.

Pada babak pertama, Timnas Indonesia memiliki banyak peluang untuk mencetak gol. Dendy Sulistyawan, Marselino Ferdinan, dan Yakob Sayuri adalah nama-nama yang punya peluang emas untuk membobol gawang Vietnam.

Tetapi peluang-peluang tersebut tak ada yang berbuah menjadi gol. Tendangan Marselino dan sundulan Yakob berhasil dimentahkan oleh Dang Van Lam. Sedangkan Dendy yang punya ruang tembak terbuka malah memilih mengoper bola.

Sebaliknya, Vietnam justru tidak mampu membuat peluang emas untuk mencetak gol. Skor imbang 0-0 pun menghias akhir babak pertama.

Memasuki babak kedua, pertandingan sempat memanas ketika terjadi keributan antara kedua tim. Hal tersebut dipicu oleh pelanggaran yang dilakukan oleh Doan Van Hau pada Dendy Sulistyawan di menit ke-54.

Doan Van Hau yang melakukan pelanggaran ikut terjatuh mengerang kesakitan. Hal itu kemudian juga sempat membuat sejumlah ofisial Vietnam mendatangi lapangan.

Setelah keributan mereda, Timnas Indonesia dan Vietnam terus melakukan aksi jual beli serangan. Tetapi hingga laga memasuki menit ke-70, kedua tim masih sama-sama kesulitan mencetak gol.

Dalam kondisi kedua tim sama-sama belum mencetak gol, Shin Tae Yong belum tergerak untuk melakukan pergantian pemain. Sedangkan Vietnam sudah memasukkan dua pemain pengganti yaitu Tan Tai Ho dan Tuan Hai Pham.

Shin Tae Yong baru melakukan pergantian di menit ke-81 ketika memainkan Ricky Kambuaya menggantikan Rachmat Irianto.

Pada menit ke-82, Pratama Arhan mencoba melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Tetapi tendangan Arhan masih melambung jauh di atas gawang.

Di masa injury time, tembakan Yakob Sayuri mengarah ke gawang tetapi bisa dibuang keluar oleh kiper Vietnam. Shin Tae Yong lalu menurunkan Witan Sulaeman, Ilija Spasojevic, dan Saddil Ramdani masuk ke lapangan di menit-menit akhir.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS