Kendaraan Mengular 700 Meter Akibat Jalan Rusak di Simalungun

Salah satu truk nyangkut di badan jalan yang rusak dan digenangi air. Banyak pengendara berhati-hati. Saat jam sibuk, kemacetan bisa sepanjang 700 meter. (Foto: PARBOABOA/Putra)

PARBOABOA, Simalungun- Kemacetan terjadi di sepanjang Jalan Asahan Batu Lima karena jalan rusak di sekitar lingkungan Masjid Al-Ikhlas Batu Lima, Nagori Pantoan Maju, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun. Satu truk nyangkut di badan jalan yang tergenang air. 

Pantauan tim Parboaboa, Selasa (21/03/2023) pagi, panjang kemacetan mencapai 700 meter. Banyak kendaraan memilih memakai bahu jalan untuk melintas. Arus lalu lintas tidak kondusif, karena jam sibuk pergi bekerja atau ke ladang. Di lokasi juga tidak terlihat polisi.

Menanggapi hal ini, Juara Ginting (42), seorang tukang buah yang berada di sekitar lokasi mengatakan, kemacetan ini sudah terjadi sejak pukul 07.40 WIB, hingga saat berita ini terbit kemacetan masih terjadi.

"Sebenarnya ini berpengaruh signifikan, karena kan dua jalur jadinya macet. Belum lagi abu jalannya berterbangan, becek dan kebisingan dari pengendara yang menjadi kita terganggu," katanya kepada Parboaboa, Selasa (21/03/2023).

Ia menjelaskan kerusakan jalan di depan Masjid Al-Ikhlas tersebut salah satu penyebabnya karena banyak angkutan bermuatan besar sering melintas, hingga melebihi tonase.

"Ini kan jalan provinsi, banyak ya besar lewatkan, sehingga lubang-lubang yang cukup dalam dan digenangi air, membuat terjadi perlambatan kendaraan," tuturnya. 

Ia menyebut, beberapa masyarakat juga telah menanam pohon pisang sebagai tanda bahwa jalan ini perlu diperbaiki pada Jumat (17/03/2023) lalu.

" Nah, itu juga jadi masalah, jadi bahu jalan juga dijadikan alternatif jalur bagi pengendara sepeda motor terutama, jadi tidak kondusif," tuturnya.

Hal senada yang disampaikan supir truk yang nyangkut, Togatorop (47). Dia mengatakan, kendaraan yang dinaikinya mengangkut bahan material kertas dan baru selesai mengantarnya ke Jakarta. Tiba-tiba oleng, kemudian menabrak pembatas jalan dan nyangkut ke dalam lubang. 

Dia mengatakan, seharusnya pihak terkait lebih tanggap dengan situasi seperti ini. Sebab kemacetan di titik tersebut bukan baru pertama kali terjadi.
 
"Sebenarnya kami tahu di sini sering berulang macetnya. Tapi emang hari ini, apesnya kami. Harusnya cepat diperbaiki jalan ini, biar tidak seperti ini terus. Ini benar-benar menganggu kelancaran arus lalu lintas," pungkasnya.

Editor: RW
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS