Lebih dari 2.300 Orang Dilaporkan Tewas Imbas Gempa di Turki-Suriah

Lebih dari 2.300 orang dilaporkan tewas akibat gempa bermagnitudo 7,7 di Turki hingga Suriah pada Senin (6/2/2023). (Foto: istockphoto)

PARBOABOA, Jakarta - Jumlah korban jiwa akibat gempa bermagnitudo 7,7 di Turki dan Suriah pada Senin (6/2/2023) terus bertambah. Saat ini, lebih dari 2.300 orang dilaporkan tewas karena gempa terkuat dalam hampir seabad di kawasan tersebut.

Dilansir AFP, gempa bermagnitudo 7,8 serta puluhan puluhan gempa susulan, menyapu seluruh bagian kota-kota besar di Turki.

Tim penyelamat menggunakan alat berat dan tangan kosong mereka untuk mengangkat puing-puing demi mencari korban selamat.

"Karena saya tinggal di zona gempa, saya terbiasa merasakan guncangan. Tapi itu pertama kalinya kami mengalami hal seperti itu," kata Melisa Salman, seorang reporter di Kota Kahramanmaras, Turki.

Media pemerintah dan sumber medis melaporkan, sedikitnya 810 orang tewas di bagian Suriah yang dikuasai pemberontak dan dikuasai pemerintah. Sementara pejabat Turki melaporkan bahwa 1.498 korban jiwa lainnya.

Gempa awal pada pada dini hari itu diikuti oleh puluhan gempa susulan, termasuk gempa berkekuatan 7,5 yang mengguncang wilayah tersebut di tengah upaya pencarian dan penyelamatan pada Senin sore.

Upaya penyelamatan terhambat oleh badai salju musim dingin yang menutupi jalan-jalan utama dengan es dan salju. Para pejabat mengatakan gempa membuat tiga bandara utama di daerah itu tidak dapat beroperasi, sehingga mempersulit pengiriman bantuan vital.

Gempa berkekuatan 7,8 skala Richter terakhir di Turki terjadi pada tahun 1939. Kala itu, 33 ribu orang meninggal di Provinsi Erzincan timur.

Editor: Sondang
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS