Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: idxchannel.com)

KPK Sebut Sudah Berkoordinasi dengan BPK, Terkait Kasus Formula E

Maharani | Nasional | 04-10-2022

PARBOABOA, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut sudah berkoordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam proses penanganan kasus dugaan korupsi penyelenggaraan Formula E di DKI Jakarta yang saat ini dalam tahap penyelidikan.

“Betul, kami sudah berkoordinasi dengan BPK hari Jumat (30/09/2022) yang lalu, tentu substansi apa yang kami bicarakan bukan untuk konsumsi media,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, di Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan, Senin (03/10/2022).

Wakil Ketua KPK itu mengatakan prinsip dalam perhitungan kerugian negara, yakni saat kasus tersebut sudah naik ke tahap penyidikan. Menurutnya, hal tersebut sudah menjadi Standar Operasional Prosedur (SOP) baik di BPK maupun Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Apakah perhitungan kerugian keuangan negara itu ikut mempertimbangkan misalnya ‘mens rea’ (niat jahat), tidak. Secara normatif auditor itu ketika kriteria parameter itu tidak diikuti atau tidak sesuai dengan fakta kemudian berdampak pada sesuatu atau peristiwa yang lain, itu saja. Auditor tidak menyimpulkan siapa pelakunya, dia hanya sebatas mengungkap fakta,” ujar Alex.

Alex menjelaskan bahwa yang bertugas untuk menentukan apakah suatu peristiwa tersebut masuk ranah pidana atau perdata tentu domainnya penyidik.

“Tentu yang bertugas untuk menentukan suatu peristiwa itu peristiwa pidana, peristiwa administratif atau peristiwa perdata itu domainnya penyidik, penuntut umum seperti itu. BPK hanya menghitung nilai kerugian negara dalam kasus apa pun bisa jadi perdata, bisa jadi administratif atau bahkan pidana,” jelas Alex.

Alex juga menegaskan KPK hanya bicara tentang hukum dalam menangani kasus Formula E tersebut. Ia juga mengatakan bahwa KPK tidak terpengaruh dengan rumor seolah-olah mengkriminalisasi.

“Sekali lagi saya selalu sampaikan KPK tidak pernah menargetkan orang bahkan saya sampaikan bahwa KPK belum pernah menyebutkan seseorang itu sebagai tersangka karena masih dalam proses penyelidikan,” katanya.

Alex menyatakan penyelidikan kasus Formula E sudah berkembang. Dirinya berencana untuk menyampaikan hasil kepada masyarakat luas agar tidak ada lagi kecurigaan.

“Kasus sudah sedikit terungkap. Kami sedang mempertimbangkan juga bagaimana kalau proses lidik itu kamu buka saja supaya masyarakat, teman-teman wartawan juga mengetahui apa sih dari hasil lidik itu yang sudah diperoleh KPK. Dari keterangan para saksi apa yang mereka terangkan, supaya apa? Supaya masyarakat tidak lagi curiga seolah-olah kami ini mengkriminalisasi seseorang,” ungkapnya.

Tag : #kpk    #bpk    #nasional    #formula e    #dugaan kasus korupsi    #dki jakarta   

Baca Juga