Cegah Penumpukan Kendaraan saat Puncak Arus Mudik, Masyarakat Pematang Siantar Minta Polisi Tambah Jalur Alternatif

Kondisi Arus lalu lintas di ruas jalan di Jalan Melanthon Siregar Simpang Landbow dan tembus ke Jalan Bahkora Jalan Parapat, menuju Kawasan Simpang Dua, maupun sebaliknya, masih sepi pada Selasa (24/4) siang ini jelang puncak arus balik mudik di Hari Raya Idulfitri 2023. (Foto: PARBOABOA/Putra)

PARBOABOA, Pematang Siantar - Masyarakat di Kota Pematang Siantar meminta Kepolisian menambah jalan alternatif, agar tidak ada penumpukan kendaraan menjelang puncak arus balik mudik Lebaran 2023.

"Tentunya kami sebagai warga menyambut baik jika benar ada penambahan jalan alternatif tersebut, asalkan proses pengerjaanya sesuai dan tidak menyalahi aturan yang ada, sebelum pemudik semakin bertambah besok," jelas Rendra (35)pengemudi asal Sibolga kepada Parboaboa, Selasa (25/4/2023).

Rendra sehari-harinya biasa melewati ruas jalan Melanthon Siregar, Simpang Landbouw dan tembus ke Jalan Bahkora, Jalan Parapat, menuju Kawasan Simpang Dua, Kota Pematang Siantar.

Pantauan Parboaboa, ruas sejumlah jalan tersebut lancar dan aman. Rendra mengklaim penggunaan jalur-jalur alternatif di Pematang Siantar bisa meminimalisir waktu tempuh perjalanan.

"Sebenarnya alasan saya memilih jalur alternatif ini dibandingkan jalan utama biar cepat saja walaupun aksesnya yang lebih ke dalam menuju perkampungan warga, sehingga jarak tempuh tergolong membebankan pemudik, untung lancar," katanya.

Meski demikian, Rendra mengatakan, jalur alternatif tersebut minim lampu jalan dan lampu pengatur lalu lintas.

"Kalau di siang hari sangat cocok dan melihat kondisi jalan alternatif ini cukup baik, namun berbahaya saat malam. Perlu penambahan jalur lainnya," tegasnya.

Menanggapi hal ini, Kasat Lantas Polres Pematang Siantar, Relina Lumban Gaol, mengakui ada peningkatan volume kendaraan saat puncak arus balik mudik, namun kondisinya masih ramai dan lancar.

"Saya sudah meninjau lokasi, dan terpantau ramai lancar, sebab masyarakat juga bisa menggunakan jalan tol dan jalur alternatif lain yang sudah kami buka sebagai pilihan," ujarnya dikonfirmasi terpisah.

Relina memprediksi peningkatan volume kendaraan terjadi di malam hari karena di siang hari, kemacetan terjadi seiring aktivitas masyarakat.

”Bisa dikatakan bahwa puncak (arus mudik) itu terjadi malam ini hingga besok. Kemarin agak landai sedikit, hanya tanggal 23 ramai pengemudi," jelasnya.

Meski angka kecelakaan saat ini masih nihil, tambah Relina, namun Kepolisian menyebut akan tetap siaga mengantisipasi Meski begitu, Kepolisian tetap bersiaga di sejumlah titik yang rawan kecelakaan.

Editor: Kurnia Ismain
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS