Serangan bom Rusia kepada Ukraina

Monumen Holocaust di Ukraina Hancur terkena Bom dari Rusia

Wulan | Internasional | 02-03-2022

PARBOABOA, Jakarta - Lagi-lagi Rusia menyerang Ukraina dengan Bom yang menyebabkan hancurnya monumen peringatan tragedi Holocaust.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bom dijatuhkan di situs Holocaust. Bom tersebut menerjang distrik Babi Yar di jantung kota Kiev pada Rabu (2/3/2022) dini hari.

"Kepada dunia: apa gunanya mengatakan 'tidak pernah lagi' selama 80 tahun, jika dunia tetap diam ketika sebuah bom dijatuhkan di situs yang sama di Babi Yar," pemimpin Ukraina Volodymyr Zelensky bertanya dalam sebuah tweet.

"Sekali lagi, orang-orang barbar ini membunuh para korban Holocaust!"

Diketahui, Menara ini berbasis di dekat jurang Babi Yar di mana lebih dari 30.000 orang Yahudi dibantai oleh Nazi selama Perang Dunia II.

Sebelumnya, militer Rusia membobardir alun-alun pusat di kota terbesar kedua Ukraina, Kharkiv dan sasaran sipil lainnya pada hari Selasa, 1 Maret 2022, dan konvoi tank serta kendaraan militer lain sepanjang 40 mil mengancam ibu kota.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut serangan alun-alun utama Kharkiv sebagai teror yang terang-terangan. Dia juga menyalahkan rudal Rusia dan menyebutnya sebagai kejahatan perang.

Pasukan Rusia terus maju ke dua kota terbesar Ukraina. Di Kharkiv, dalam sebuah video, sebuah kota timur dengan populasi 1,5 juta menunjukkan adanya ledakan gedung administrasi era Uni Soviet dan area pemukiman di kawasan itu.

Tag : #ukraina    #rusia    #invasi    #internasional   

Baca Juga