Oleh-oleh Khas Dieng, foto: JejakPiknik.com

10 Oleh-oleh Khas Dieng yang Lezat dan Wajib Dibawa Pulang

Wanovy | Travel | 28-07-2022

PARBOABOA - Oleh-oleh khas Dieng Wonosobo terfavorit yang sering diburu oleh wisatawan saat berkunjung ke sana bermacam-macam.

Seperti yang diketahui, Wonosobo merupakan salah satu kabupaten yang cukup terkenal di provinsi Jawa Tengah.

Daerah yang mendapatkan julukan sebagai ‘kota bunga’ ini memang menyimpan banyak sekali potensi wisata yang tidak kalah dengan daerah lainnya.

Selain tempat wisata yang dijamin keren, di Wonosobo juga banyak sekali dijumpai oleh oleh khas yang sering diburu untuk dijadikan buah tangan.

Bagi Anda yang berencana untuk liburan ke Dieng dalam waktu dekat ini, pastikan untuk membeli beberapa oleh-oleh favorit berikut.

Langsung saja berikut ini akan disajikan beberapa informasi singkat seputar rekomendasi oleh-oleh khas Dieng yang sayang untuk dilewatkan.

1. Dendeng Gepuk

Sudah tahu apa itu dendeng? Dendeng merupakan daging sapi yang dipotong tipis dan lemaknya dibuang, kemudian dibumbui dan dikeringkan.

Ini merupakan salah satu makanan yang diawetkan, sehingga sangat cocok untuk dijadikan oleh-oleh khas Dieng. Apalagi bagi Anda yang datang dari luar kota.

Harga produk ini juga tidak mahal walau terbuat dari sapi, berkisar antara Rp.90 ribu hingga Rp.140 ribu.

Dendeng gepuk khas Wonosobo ini memiliki cita rasa yang lezat dan cocok dimakan dengan nasi hangat.

Masyarakat asli daerah ini merekomendasikan untuk melengkapi dua kombinasi ini dengan tambahan sambal bajak yang gurih dan pedas.

Selain enak, makanan ini juga mengenyangkan dan cocok dilidah. Anda bisa dengan mudah mendapatkannya di toko oleh-oleh.

2. Mie Ongklok Khas Wonosobo

Mungkin bagi beberapa orang nama kuliner ini terasa asing. Kecuali bagi Anda yang sudah pernah menginjakkan kaki di tanah Dieng ini, pasti sudah familiar dengan mi ongklok.

Oleh-oleh khas Dieng yang satu ini merupakan salah satu sajian bakmi dengan kekhasan Wonosobo. Biasanya, mi hanya bisa dimakan dihari yang sama, tetapi berbeda dengan mi yang satu ini karena tersedia dalam bentuk mentah.

Mi ongklok atau mi yang direbus menggunakan keranjang kecil dari anyaman bambu ini bisa dijual mentah, sehingga Anda bisa membawanya pulang untuk dijadikan buah tangan.

Satu porsi menu ini terdiri dari mi ongklok, kol, daun kucai, dan kubis. Kemudian disiram kuah kacang yang kental terbuat dari tepung kanji.

Oleh-oleh ini sangat murah, berkisar antara Rp.5 ribu hingga Rp.7 ribu per porsi.

3. Carica

Oleh-oleh khas Dieng berikutnya yang paling sering dibawa pulang wisatawan saat sedang berkunjung ke Dieng adalah Carica, yakni salah satu jenis penganan enak mirip dengan pepaya gunung.

Bukan dalam bentuk buah, tapi oleh oleh khas Dieng Carica ini dikemas menjadi sebuah minuman baik menggunakan cup atau botol, untuk mempermudah dibawa kemana-mana.

Minuman menyegarkan ini sangat mudah ditemui di pusat oleh-oleh dan untuk harganya cukup bervariasi mulai dari Rp 22 ribuan saja.

4. Purwaceng

Purwaceng adalah salah satu tanaman khas Wonosobo yang memiliki khasiat menghilangkan pegal linu.

Purwaceng bisa Anda bawa pulang sebagai obat herbal yang baik untuk dikonsumsi bersama keluarga.

5. Teh Tambi

Mencari buah tangan saat berlibur ke pegunungan Dieng, teh tambi bisa menjadi pilihan menarik. Seperti halnya purwaceng, teh tambi juga merupakan minuman khas Dieng Wonosobo yang nikmat.

Terbuat dari bahan teh berkualitas tinggi yang tumbuh di perkebunan Wonosobo. Warna dan aroma teh tambi yang kuat didapat dari serbuk teh unggulan yang diproses secara higienis.

Dijual di beberapa toko oleh-oleh di sekitar Wonosobo dengan harga yang cukup murah. Menikmati wisata Dataran Tinggi Dieng akan lebih lengkap sambil mencoba teh tambi, apalagi jika dibawa pulang.

6. Kopi dan Susu Purwaceng

Purwaceng merupakan salah satu tanaman obat berkhasiat tinggi yang tumbuh di Dieng. Seperti untuk melancarkan buang air kecil, menghilangkan pegal linu dan masuk angin serta menghangatkan badan.

Pengolahan tanaman purwaceng juga telah dijadikan sebagai bahan pelengkap untuk berbagai minuman.

Seperti akar purwaceng yang diolah menjadi bubuk yang kemudian digunakan sebagai campuran kopi dan susu.

Di sekitar Wonosobo telah banyak toko oleh-oleh yang sudah menjual berbagai minuman herbal dari purwaceng. Per kotak berisi 12 sachet dan dapat dibeli dengan harga Rp70 ribu.

7. Sagon Wonosobo

Salah satu oleh-oleh khas Dieng yang murah adalah sagon. Makanan ini terbuat dari sagu yang dicampur dengan gula dan parutan kelapa.

Untuk variasinya, biasa ditambahkan pewarna buatan agar warnanya lebih menarik. Setelah bahan tercampur rata, kemudian dipanggang diatas bara api. Aroma dari panggangan ini dijamin menggungah selera anda.

Kuliner tradisional ini biasanya berbentuk tebal dan bulat, tetapi ada juga yang membentuknya seperti gulungan opak gambir.

Meskipun berbeda warna dan bentuk, tetapi penjual sagon Wonosobo ini tidak mengubah cita rasanya.

8. Kripik Jamur

Wonosobo pernah menjadi kota penghasil jamur dengan kuantitas terbaik dan produksi yang lumayan besar.

Banyak berdiri perusahaan berbasis makanan terutama yang mengolah jamur.

Banyak juga industri rumahan yang memproduksi jamur menjadi berbagai macam jajanan. Seperti halnya keripik jamur.

Walau Bisa kita temukan di tempat lain, namun Wonosobo dari dulu sudah terkenal akan produksi keripik jamurnya

9. Geblek dan Tempe Kemul

Oleh oleh khas Dieng selanjutnya adalah geblek dan tempe kemul. Makanan yang hanya ada di wonosobo ini mempunyai cita rasa yang unik nan lezat.

Geblek dan tempe kemul sebenarnya merupakan makanan jenis gorengan. Akan tetapi dengan bahan rempah-rempah dan pengolahan yang berbeda membuat ciri khas tersendiri.

Untuk menikmati gorengan lezat khas wonosobo anda cukup hanya mengeluarkan uang 500 rupaih per satuan.

10. Kacang Dieng

Kacang khas Dieng adalah camilan yang wajib dicoba saat liburan ke Dieng Jawa Tengah. Rasanya yang enak telah menjadikan kacang Dieng sebagai camilan favorit anak-anak, remaja sampai orang dewasa.

Kacang Dieng atau “kacang babi”, terbuat dari kacang pilihan yang dibalut dengan tepung dan ditaburi bumbu. Memiliki rasa yang gurih, renyah, lezat dan sedap sehingga selalu membuat ketagihan.

Sekilas, jenis polong kacang ini hampir sama dengan buncis, namun bentuknya lebih besar dan pendek.

Tersedia dalam berbagai rasa dengan harga yang ramah di kantong dan dapat dibeli di toko oleh-oleh khas Dieng ataupun di warung.

Nah, itulah tadi beberapa rekomendasi oleh-oleh khas Dieng yang bisa Anda coba dan sayang untuk dilewatkan. Happy holiday!

Tag : #wisata dieng    #dieng    #travel    #tempat wisata    #jawa tengah    #kuliner dieng    #oleh oleh dieng    #yogyakarta    #wonosobo   

Baca Juga