Pabrikan Jepang Jeblok di MotoGP 2022, Marc Marquez Salahkan Pandemi Covid-19

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez sebut pandemi Covid-19 menjadi akar masalah bagi pabrikan asal Jepang (Foto: motogp.com)

PARBOABOA, Jakarta – Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez sebut pandemi Covid-19 menjadi akar masalah bagi pabrikan asal Jepang tak tampil maksimal di MotoGP 2022.

Marc Marquez pun menyebut jika perubahan besar terjadi selama pandemi Covid-19. Akibatnya, ketiga pabrikan Jepang menjadi pihak yang terdampak, karena akses yang terbatas.

"Pada level global, pandemi juga berdampak pada olahraga kami, dan setelah itu berlalu terlihat bahwa pabrikan Asia, Honda, Yamaha, dan Suzuki terdampak lebih banyak dan saya pikir itu membuat mereka mengalami kerugian lebih banyak, terutama pada 2020 sama halnya pada 2021. Sebagian besar kejuaraan dunia digelar di Eropa," kata Marc Marquez di Marca.

The Baby Alien menyebut, pembatasan ruang gerak ketika masa pandemi membuat pabrikan asal Jepang tak bisa bekerja secara maksimal. Ditambah mayoritas insinyur Asia pindah ke Eropa dan tak tinggal di pabrik lagi. Semua itu kemudian mempengaruhi kualitas pabrikan asal Jepang.

"Jadi, semua insinyur Asia datang dan tinggal di Eropa, tapi mereka tak tinggal lagi di pabrik. Ada banyak komunikasi dan kerja yang sedikit menurun, meski itu bukan alasan karena pada akhirnya anda di kejuaraan dunia dan anda harus tahu bagaimana beradaptasi dengan lingkungan, kalau anda tak bisa melewati itu, dan dalam kasus ini, mungkin karena protokol dan semua yang menyertainya. Ada kekuatan lebih besar untuk mereka yang tak dapat mereka adaptasi,” ujar Marquez.

Untuk diketahui, pada MotoGP 2022, Ducati berhasil meraih gelar juara dunia konstruktor. Mereka mengumpulkan 391 poin dan diikuti Aprilia dengan koleksi 235 poin.

Sementara itu, Honda dan Suzuki berada pada posisi dua terbawah di klasemen konstruktor. Honda menjadi yang terbawah dengan raihan 124 poin.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS