Antisipasi Lonjakan Covid-19, Pemkot Depok Siapkan Sejumlah Langkah

Wali Kota Depok Mohammad Idris mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 di RS Hermina, Kecamatan Pancoranmas, Kota Depok. (Foto: dok. Humas Pemkot Depok)

PARBOABOA, Jakarta – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok telah menyiapkan langkah-langkah untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di Depok, Jawa Barat.

“Langkah pertama yakni melakukan penguatan manajemen,” ujar Wali Kota Depok, Mohammad Idris, Sabtu (26/11/2022).

Setelah melakukan penguatan manajemen dari rekonsiliasi data di tingkat wilayah, memperkuat satgas di berbagai level, serta mengaktifkan Kampung Siaga Covid-19 dengan 3 pilar kolaborasi.

“Kemudian, aktifkan kembali tim pengawas, dan menerbitkan Instruksi Wali Kota (Inwal) atau Surat Edaran (SE),” kata Idris.

Langkah kedua, yaitu penguatan pada aspek pencegahan (prevent), berupa sosialisasi dan edukasi ketataan protokol kesehatan (prokes) 5M kepada masyarakat lewat berbagai perantara.

“Lalu, mitigasi berupa waskat atau sidak di wilayah dengan 3 pilar, tidak minum dan makan di ruang rapat, serta pemantauan perizinan kegiatan yang mengumpulkan massa,” jelasnya.

Sementara untuk langkah ketiga adalah penguatan sistem pendeteksi atau detect, yaitu melakukan tracing secara tuntas dan testing secara masif, mulai dari fasilitas umum hingga peserta didik.

“Antara lain melakukan tracing secara tuntas, testing secara massif, termasuk peserta didik dan di fasilitas umum,” terang Idris.

Terakhir, langkah yang akan dilakukan adalah proses penguatan respons, yang meliputi kebutuhan logistik, khususnya bagi masyarakat yang tidak mampu. Kemudian melanjutkan program D’Sabr, pendamping isolasi mandiri (Isman) di rumah, juga menyiapkan ketersediaan vaksin booster sweeping bagi masyarakat yang belum vaksin.

“Antisipasi tempat perawatan, baik di RSUD KISA, ASA maupun RS lainnya di Kota Depok bila dibutuhkan,” pungkas Idris.

Sebagai informasi, berdasarkan data Covid-19 Kota Depok yang terdapat pada situs resmi Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19, data pada Jumat (25/11/2022), jumlah kasus Covid-19 yang terkonfirmasi mencapai 185.831 kasus dengan 4.109 kasus aktif.

Adapun rinciannya adalah sebanyak 179.450 orang sembuh, dan 2.272 orang meninggal dunia. Jumlah kontak erat mencapai 99.353 orang, 247 orang masih dalam pemantauan, dan 99.106 orang selesai masa pemantauan.

Namun, data terakhir kasus aktif Covid-19 di Kota Depok mengalami peningkatan pada Sabtu (26/11/2022) pukul 14.42 WIB, yaitu mencapai 4.290 kasus, dimana sebanyak 179.461 orang sembuh, 2.272 orang meninggal dunia, dan sehingga total kasus keseluruhan mencapai 186.203 kasus.

Untuk jumlah orang yang masih melakukan kontak erat mencapai 99.375 orang, 254 orang masih dalam pemantauan, dan 99.121 orang telah selesai pemantauan.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS