Akses ke JIS Dikeluhkan, Pemprov DKI Ngaku Tengah Membuat Jalan Tembus dan Trotoar

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sedang menjalankan proyek pembuatan jalan tembus dan trotoar yang belum selesai di kawasan Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara. (Foto: Instagram @jakintstadium)

PARBOABOA, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sedang menjalankan proyek pembuatan jalan tembus dan trotoar yang belum selesai di kawasan Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara.

Kepala Dinas Bina Marga DKI, Hari Nugroho, mengatakan pihaknya sudah sejak 2022 lalu mengerjakan pembuatan jalan dari pintu tol di sekitar Warakas lalu mengitari Danau Bisma hingga ke JIS. Memang, proyek ini ditargetkan baru rampung di tahun 2023.

"Kemarin kita udah buka dari mulai Danau Bisma menuju JIS, itu udah buat, tinggal dibuka aksesnya. Sekarang udah kita cor," kata Hari di DPRD DKI Jakarta, Selasa (7/2/2023).

Untuk menyambung akses di sekitar Warakas, Bina Marga membuat ramp off tol pelabuhan di sekitar Papanggo. Hari menyebut ramp off masih dalam konstruksi.

"Di belakang JIS itu kan ada jalur tol, langsung turun nanti. Mengelilingi Danau Bisma, kita udah bikin jalur akses sepanjang danau itu menuju JIS, turunnya dari ramp off Papanggo," kata dia.

Selain itu, pihaknya juga berencana membangun trotoar lebar mengelilingi pagar JIS. Jika sudah rampung, diharapkan akan memberikan kenyamanan para pejalan kaki yang berada di kawasan JIS.

"Nanti setelah itu kita bangun trotoar di samping pagar JIS supaya nanti orang keluar lewat trotoar," katanya.

Sebelumnya, akses menuju JIS dikeluhkan oleh masyarakat. Keluhan datang dari penonton yang datang ke konser Dewa 19 di JIS pada Sabtu (4/2/2023).

Selain tempat parkir yang terbatas bila dibandingkan kapasitas stadionnya, kebanyakan keluhan penonton mempermasalahkan akses menuju JIS yang sulit dijangkau transportasi umum.

Salah satu keluhan penonton konser Dewa 19 di JIS datang dari netizen Twitter dengan akun @adriansyahyasin, yang mengkritisi soal akses penonton menuju dan dari JIS. Dia juga membuat utas di Twitter.

"Menyelenggarakan acara besar di JIS ini bencana besar. 75.000 penonton bubaran dari stadion tanpa akses transportasi umum massal, tanpa parkir yang layak, bahkan tanpa akses trotoar yang layak," tulisnya.

"Keluar dari stadion langsung disambut jalan tak bertrotoar, akses bus shuttle yang enggak jelas. Buat apa stadion bagus tapi infra pendukungnya enggak ada sama sekali," tambahnya.

Editor: Sondang
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS