Ilustrasi anak pengidap Stunting (Detik.cm)

Terus Meningkat! Penderita Stunting di Kota Medan Mencapai 550 Anak

Sarah | Daerah | 31-05-2022

PARBOABOA, Medan - Angka stunting di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) masih terus meningkat.

Kepala Percepatan Penanganan Stunting (PPS) sekaligus Wakil Wali kota Medan, Aulia Rachman mengatakan, berdasarkan perkiraan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan, angka stunting di daerah tersebut mencapai 550 jiwa.

"Di tahun 2020 itu yang terkena stunting 400 anak namun di 2021 menurun menjadi 300 anak dan tahun ini kembali meningkat," kata Aulia, Selasa (31/5/2022).

Menurutnya, peningkatan ini disebabkan oleh permasalahan ekonomi yang semakin sulit di masa pandemi Covid-19.

"Untuk itu selain upaya memperbaiki gizi sang anak, kita akan adakan bantuan kepada orangtuanya agar dapat bantuan Usaha atau diberikan UMKM kepada orangtuanya," jelasnya.

"Saya minta kepada kepala UMKM dan Koperasi Kota Medan untuk mulai mendata dan menyusun langkah-langkah bantuan usaha kepada mereka," sambungnya.

Ia menyebut, berdasarkan data Bappeda dari 20 Kecamatan, Kecamatan Belawan Kelurahan Sicanang, angka stunting  yang paling tinggi adalah Kota Medan.

"Angka Nol stunting ada di Kecamatan Medan Baru sementara untuk di Kecamatan Medan Perjuangan hanya satu anak stunting,"paparnya.

Harapannya, dengan adanya bantuan Ekonomi dan perkembangan gizi nantinya Kota Medan bisa Nol persen angka stunting.

"Karena angka stunting ini bisa terus bertambah jika perekonomian tidak diperbaiki, maka kita mulai memperbaiki perekonomian orang tua serta meningkatkan gizi sang anak secara beriringan," pukasnya.

Tag : #stunting    #dinas kesehatan medan    #daerah    #wakil wali kota medan    #berita sumut   

Baca Juga