Tidak Ada Petunjuk Arah, Pengendara Linglung Gunakan Jalan Bypass Balige

Keadaan Jalan Bypass Balige (Go Sumut)

PARBOABOA, Toba - Jalan Bypass merupakan jalan alternatif untuk memperlancar arus lalu lintas serta menghindari kemacetan di pusat kota.

Jalan tersebut pun disediakan di Kota Balige, tepatnya di persimpangan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Desa Tambunan Lumban Gaol, Kecamatan Balige.

Namun, mulai dari diresmikannya jalan itu pada 2 Februari 2022 lalu, hingga saat Perayaan hari raya Idulfitri ini, jalan tersebut sudah banyak memakan korban khususnya para pengendara sepeda motor dan pejalan kaki.

Kecelakaan dipicu karena tidak adanya lampu penerang jalan dan rambu-rambu lalu lintas di sepanjang Jalan Bypass Balige tersebut.

Dengan tidak adanya rambu penunjuk arah jalan, membuat para pemudik tidak tau arah dan bingung simpang Jalan Bypass Balige itu arahnya mau kemana.

Tampak berulang-ulang kendaraan roda dua, roda empat hingga mobil Truck yang datang dari Medan menuju Tarutung/Kabupaten Taput, Kodya Sibolga, Kabupaten Tapteng, Kabupaten Humbahas dan kabupaten lainnya linglung saat melewatinya.

Karena itu, mereka akhirnya berhenti dan bertanya kepada warga maupun petugas Pam yang sedang berada di lokasi kejadian, "simpang Balige Pass ini arah tujuannya kemana".

Seperti yang dikeluhkan oleh pengendara mobil Fortuner, Avanza, Innova yang datang dari Medan, Aceh, Binjai, Langkat, Labura dan beberapa Kabupaten lain mengatakan, mereka bingung melihat persimpangan itu arahnya kemana.

Demikian pula pengendara yang datang dari Arah Tarutung, Sibolga dan kabupaten lainnya, mereka juga bingung mana arah jalan ke Siantar-Medan.

Rahmad, perwakilan dari pengguna jalan yang datang dari Aceh tujuan Kabupten Tapanuli Selatan berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Toba melalui Dinas Perhubungan dapat membuat rambu penunjuk arah agar mempermudah para pengguna jalan mengetahui arah tujuan.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS