Pengertian Jujur dalam Pandangan Islam, Lengkap Manfaat dan Contoh

Pengertian jujur dalam pendangan Islam (Foto: Parboaboa/Ratni)

PARBOABOA – Selain diajarkan untuk berperilaku ikhlas dan sabar, Islam juga mengajarkan untuk selalu bersikap jujur. Jujur adalah suatu sikap yang lurus hati, menyatakan yang sebenar-benarnya, tidak berbohong atau berkata hal-hal yang menyalahi apa yang terjadi (fakta).

Dikutip dari situs Universitas Muhammadiyah Bandung, jujur adalah tidak terlepas dari arti katanya dalam bahasa Arab dan Indonesia. Dalam bahasa Arab, jujur adalah terjemahan dari kata shiddiq yang artinya benar dan dapat dipercaya.

Jujur merupakan sifat yang membutuhkan kesesuaian antara perkataan yang diucapkan dengan perbuatan yang dilakukan seseorang. Perilaku jujur wajib dimiliki oleh setiap orang, terutama umat muslim.

Perilaku jujur perlu ditanamkan sejak dini agar dapat diterapkan dalam kehidupan, termasuk dalam lingkungan sekolah, sampai beribadah kepada Allah SWT. Bagi yang menerapkan perilaku terpuji ini akan mendapatkan kebaikan dan kebahagian dalam hidupnya.

Lantas, apa pengertian jujur dalam pandangan Islam? Berikut ini Parboaboa akan mengulas secara mendalam tentang pengertian jujur, manfaat, dan contohnya.

Pengertian Jujur

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), jujur adalah lurus hati. Lurus hati di sini berarti tidak berbohong dan berbicara apa adanya. Dikutip dari laman Kemenag, jujur artinya kesesuaian antara niat dengan ucapan dan perbuatan seseorang. Artinya, sikap intensi tersebut merupakan komponen utama dari kejujuran.

Dengan demikian, jujur adalah perilaku manusia yang didasarkan pada upaya menjadikan diririnya sebagai orang yang dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan , dan pekerjaan, baik terhadap dirinya maupun pihak lain.

Dalam Islam, umat muslim diwajibkan untuk berperilaku jujur. Hal ini telah tercantum dalam Al – Quran dan hadits. Salah satunya dalam surah Al – Azhab ayat 70.

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَقُولُوا۟ قَوْلًا سَدِيدًا

Bacaan latin: “ Ya ayyuhallazina amanuttaqullaha wa qulu qaulan sadida.”
Artinya: “ Hai orang – orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar.”

Hadits tentang jujur juga dinarasaikan Abdullah, berikut haditsnya,

إِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِي إِلَى الْبِرِّ، وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِي إِلَى الْجَنَّةِ، وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَصْدُقُ حَتَّى يَكُونَ صِدِّيقًا، وَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِي إِلَى الْفُجُورِ، وَإِنَّ الْفُجُورَ يَهْدِي إِلَى النَّارِ، وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَكْذِبُ، حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ كَذَّابًا

Artinya: “ Hendaklah kalian selalu berlaku jujur, karena kejujuran membawa kepada kebaikan, dan kebaikan mengantarkan seseorang ke Surga. Dan apabila seorang selalu berlaku jujur dan tetap memilih jujur, maka akan dicatat di sisi Allah sebagai orang yang jujur.” (HR Bukhari)

Manfaat Jujur

Setelah memahami pengertian perilaku jujur. Berikut ini adalah manfaat yang didapat apabila selalu berperilaku jujur. 

  • Memperoleh ridho Allah SWT

Perilaku jujur sesuai dengan perintah Allah SWT dalam Al – Quran sebagai sumber hukum Islam. Bagi umat muslim yang berperilaku jujur, senantiasa selalu memperoleh ridho Allah.

  • Memiliki pergaulan yang makin luas

Bersaudara dengan orang yang jujur akan cenderung menyenangkan dan tidak menimbulkan rasa khawatir. Tidak heran jika persaudaraan muslim yang memiliki perilaku jujur sangat luas.

  • Mendapat kehidupan yang damai dan tentram

Terbiasa berperilaku jujur akan menimbulkan sikap saling percaya, peduli, dang menghargai. Hasilnya akan memperoleh hidup yang damai dan tentram.

Contoh Perilaku Jujur

Berikut ini adalah perilaku jujur yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

1. Perilaku Jujur di Lingkungan Rumah

  • Mengakui kesalahan kepada orangtua
  • Mengembalikan kelebihan uang belanja pada orangtua
  • Memberitahukan hasil ujian sekolah yang sebenarnya kepada orangtua
  • Tidak mengambil barang anggota keluarga sembarangan

2. Perilaku Jujur di Lingkungan Sekolah

  • Mengerjakan tugas atau ujian sekolah tanpa mencontek
  • Tidak berbohong kepada guru atau teman-teman
  • Tidak mengambil barang miliki teman

3. Perilaku Jujur di Lingkungan Masyarakat

  • Tidak berbohong dan memfitnah orang lain
  • Mengaku kesalahan jika melanggar peraturan lalu lintas
  • Tidak menyuap polisi ketika ditilang

Semoga ulasan dari Parboaboa tentang pengertian jujur menurut pandangan Islam, bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari

Editor: Lamsari Gulo
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS