Penumpang Wanita Terjun ke Danau Toba, Sempat Membuat Heboh dan Meninggal

Tim gabungan Basarnas, Dinas Perhubungan dan Kepolisian Resor ( Polres) Daerah Simalungun saat evakuasi korban seorang penumpang wanita berinisial dari KMP Ihan Batak yang terjun bebas ke Danau Toba dan akhirnya meninggal dunia walau sempat dilarikan ke RSU Parapat untuk mendapatkan perawatan medis. (Dokumentasi Humas Polres Simalungun)

PARBOABOA, Simalungun- Seorang penumpang wanita, R. Situmeang (37) yang naik kapal motor penumpang (KMP) Ihan Batak, Warga Simpang Dua, Pematang Siantar yang terjun bebas ke Danau Toba meninggal dunia saat dievakuasi ke rumah sakit. 

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Parapat AKP Joni Silalahi mengatakan saat dievakuasi dan belum sempat diberikan pertolongan medis ternyata korban sudah meninggal dunia di RSU Parapat.

 "Iya, sudah dibawa keluarganya," katanya saat dikonfirmasi via WhatsApp, Jumat (03/02/2023)
 
Ia menjelaskan bahwa korban bersama rombongannya menaiki Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Ferry Danau Toba Ihan Batak, Kamis (02/01/2023) berangkat pukul 15.00 WIB dari Dermaga Ajibata, Kecamatan Ajibata Kabupaten Toba tujuan Ambarita, Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir.

Saat itu, lanjutnya, kapal baru berlayar sekitar 3 mil (6 kilometer) dari dermaga, para penumpang mendadak heboh karena melihat korban yang berenang di atas danau.

Begitu kru kapal mengetahui kejadian akhirnya Kapal Ferry Ihan Batak memutar balik ke arah Ajibata dan mendekati korban.

Ia menuturkan korban berhasil dievakuasi dengan kapal tradisional Karolina Cottage yang kebetulan melintas dari arah Tuktuk (Samosir) menuju Tigaraja Kelurahan Tigaraja Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Kabupaten Simalungun.

Saat korban dievakuasi dari dalam danau kondisinya sudah lemas dan mengkhawatirkan. Penumpang tersebut langsung dilarikan ke instalasi gawat darurat (IGD) RSU Parapat. 

"Namun sesampainya di RSU Parapat nyawa korban tidak tertolong lagi dan akhirnya meninggal dunia," pungkasnya

Editor: RW
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS