Pria Lajang Tewas Gantung Diri di Siantar Timur

Jasad Suherman (32) yang ditemukan keluarganya tewas tergantung dirumahnya.

PARBOABOA, Pematangsiantar - Seorang pria lajang bernama Suherman (32) ditemukan tewas dengan leher bergantung tali di rumahnya Jalan Narumonda Bawah Gg Cabe II, Kelurahan Kebun Sayur, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar, Pagi sekira pukul 06:00 pada Minggu (8/8/2021).

Dari informasi dihimpun pagi itu Santi (42), kakak ipar korban hendak mengantarkan sarapan kerumah korban yang masih melajang itu. Rumah Santi sendiri hanya berjarak beberapa rumah dari tempat tinggal Suherman. Saat di rumah korban, Santi melihatt pintu rumah Suherman dalam keadaan terkunci. Santi kemudian mencoba memanggil,  namun tidak ada jawaban.

Santi yang merasa aneh, lalu mendobrak pintu dan seketika itu dia terkejut saat melihat melihat tubuh adik iparnya itu sudah tewas dalam keadaan tergantung pada tiang atap rumah. Santi spontan berteriak minta tolong sehingga para tetangga berdatangan ke rumah itu.

Kapolsek Siantar Timur IPTU Rudi Panjaitan mendengar kabar tersebut langsung datang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama personil piketnya. 

Tim dari kepolisian kemudian menurunkan jasad korban. Saat diperiksa oleh polisi sama sekali tidak ditemukan tanda-tanda mencurigakan seperti tanda-tanda kekerasan di tubuh korban yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh bangunan itu.

Kemudian pihak kepolisian menawarkan opsi untuk melakukan autopsi terhadap jasad korban, namun pihak keluarga korban menolak dan mengaku mengikhlaskan kematian Suherman.

"Benar, korban yang bernama Suherman ditemukan tewas murni karena gantung diri. Ada dugaan korban mengakhiri hidupnya karena stress atau depresi. Korban juga diketahui memiliki penyakit sakit asam lambung. Keluargannya tadi sudah membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan autopsi," ungkap Rudi Panjaitan.

Kemudian Kapolsek Siantar Timur menyerahkan jasad korban untuk disemayamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslim, Jalan Pane, Kota Siantar, sekitar pukul 16.00 WIB. 

Dari keterangan keluarga, korban sehari-harinya bekerja sebagai kuli bangunan, korban juga diketahui sudah lama mengidap penyakit asam lambung dan masih sering kambuh.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS