Pria Tanpa Identitas di Medan Tewas Setelah Melompat Dari Jembatan Layang Setinggi 4,5 Meter

Korban bunuh diri Jembatan Amplas di instalasai jenazah RS Bhayangkara Medan.

PARBOABOA, Medan – Seorang pria di Medan tewas setelah melakukan aksi bunuh diri dengan cara melompat dari jembatan layang flyover Amplas, Medan, pada Minggu (19/9/2021) sore.

Korban tanpa identitas itu diketahui sebagai penarik betor (becak bermotor), namun tak ada warga sekitar yang mengetahui identitas pasti korban. Korban tewas setelah melompat dari ketinggian 4,5 meter.

Sesaat setelah jatuh,  warga sekitar sempat melihat pria tersebut masih bergerak, namun belakangan diketahui meninggal dunia di rumah sakit Mitra Medika, Jalan Sisingamangaraja, Medan.

Aksi nekat bunuh diri itu membuat warga sekitar simpang Amplas Jalan Sisingamangaraja, Kota Medan, mendadak heboh lantaran kondisi tubuh pria tersebut sangat mengenaskan usai melompat dari atas jembatan layang.

Korban yang mengalami luka berat di kepala sempat dilarikan ke ke Rumah Sakit Mitra Medica, namun tidak bertahan dan meninggal dunia di rumah sakit akibat pendarahan hebat.

Setelah dilakukan visum, selanjutnya jasad korban dibawa oleh pihak kepolisian ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan. Pihak kepolisian menunggu masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk segera membuat laporan dan melihat jasad korban.

Plt Kapolsek Patumbak, AKP Neneng Armayanti saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya menerima informasi dari masyarakat mengenai seorang pria tanpa memiliki identitas melompat dari atas flyover Amplas. Dan setelah melakukan pengecekan, tenyata peristiwa itu benar.

“Polsek Patumbak bersama tim Inafis Polrestabes Medan sudah melakukan penyelidikan dan identifikasi terhadap mayat yang ditemukan persis di persimpangan Amplas tersebut, namun tidak ada yang mengenali jasad itu”, kata Neneng.

Menurut keterangan salah satu warga disekitar tempat kejadian, korban terlihat melompat dari flyover dan jatuh ke aspal jalan dengan posisi terlentang.

Peristiwa itu sempat membuat arus lalu lintas macet lantaran banyaknya orang yang berkerumun ingin melihat kejadian tersebut.

AKP Neneng juga mengaku pihaknya telah memintai sejumlah keterangan dari warga sekitar.

“Saat melakukan aksinya, korban sempat diteriaki warga, namun korban tidak mengurungkan niatnya dan langsung melompat. Korban jatuh dengan posisi terlentang dan mengeluarkan banyak darah dari bagian telinganya,” jelas AKP Neneng.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS