Rp1 Miliar untuk Peralatan Wifi Hasil Bantuan CSR di Pematang Siantar

Spanduk yang menandakan salah satu titik WiFi yang berada di lapangan Merdeka/Taman Bunga berasal dari Diskominfo. (Foto: PARBOABOA/Putra)

PARBOABOA, Pematang Siantar- Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Pematang Siantar menganggarkan Rp1 milliar untuk penyediaan fasilitas internet yang layanannya gratis dari bantuan sosial perusahaan PT Telkom.

Parboaboa melakukan konfirmasi ke Kepala Dinas Kominfo Pematang Siantar, Johannes Sihombing terkait rincian uang Rp1 miliar dihabiskan untuk apa saja. Dia menjawab, untuk penyediaan peralatan.

"Kerjasama bersama Telkom sebagai yang menyediakan jaringan, dan Diskominfo yang menyediakan peralatan dan pengadaan, jadi ada nilai pagu proyeknya yang keluar," katanya, kepada Parboaboa, Senin (27/03/2023).

Johannes melanjutkan, wifi gratis tersdia di 10 titik ruang terbuka hijau (RTH) di lingkup pemerintah kota (Pemko), dalam rangka penerapan smart city.

"Untuk kecepatan internet kami menyediakan 100 Mbps, ini sudah kencang," ujarnya.

Ia menjelaskan penyediaan ini merupakan bentuk kerjasama dengan PT Telkom, sebagai badan usaha milik negara (BUMN) yang berada di lingkup Pemko Pematang Siantar sebagai tanggung jawab sosial atau corporate social responsibility (CSR).

Johannes merinci, teknologi jaringan yang digunakan berbentuk simetris 1:1, untuk menyediakan koneksi akses ke internet secara dedicated mulai dari 64 Kbps sampai dengan n x 2 Mbps selama 24 jam. Lokasinya di Universitas Simalungun (USI) satu titik, Universitas HKBP Nommensen satu titik.

"Lainnya di lapangan Merdeka/Taman Bunga tiga titik, Balai Bolon Lapangan H Adam Malik dua titik, Taman Beo dua titik, dan Media Center Dinas Kominfo satu titik," sebutnya.

Dia menyebut, untuk rincian pengeluaran berlandaskan pemakai layanan internet berbasis ASTINet yang biaya langganan Rp900 ribuan dan masuk dalam bantuan CSR PT Telkom.

Ia menambahkan, internet gratis ini sebagai langkah baru Pemko Pematang Siantar untuk meningkatkan Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

"Intinya untuk memudahkan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memberikan layanan kepada Pengguna SPBE," pungkasnya. 

Editor: RW
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS