Mengenal Gaya Rumah Shabby Chic? Ini Ciri Khas Hingga Tips Mendesainnya

Inspirasi desain rumah Shabby Chic, foto: st.hzcdn.com

PARBOABOA - Memiliki hunian cantik tentu menjadi impian setiap orang. Hal ini dapat diwujudkan dengan mengaplikasikan desain shabby chic. Desain hunian yang satu ini memang tengah digandrungi oleh masyarakat Indonesia.

Shabby chic identik dengan penggunaan warna-warna pastel yang lembut, serta berbagai ornamen bergaya vintage.

Konsep ini sangat digemari oleh generasi milenial, terutama yang menyukai rupa hunian unik dan memesona.

Nah jika tertarik menerapkan desain rumah berkonsep shabby chic, ketahui lebih jauh tentang desain satu ini!

Apa Itu Desain Rumah Shabby Chic?

Shabby Chic (baca: “sheek”) adalah sebuah trend interior desain khusunya pada furnitur dan hiasan dekor rumah yang sengaja dipilih dan digunakan karena adanya unsur vintage, kuno, dan antik yang indah.

Style Shabby Chic umumnya adalah perpaduan motif floral dan liris yang ekletis dan didominasi dengan warna putih atau pastel.

Pastinya, melihat interior shabby chic bisa membangkitkan perasaan nyaman dan rileks dengan nuansa romantis dan feminim yang elegan.

Selain memang trend lifestyle Shabby Chic yang adem di mata, banyak yang juga menyukainya karena Shabby Chic tergolong tema interior yang relatif bersahabat di kantong alias tidak mahal.

Wajar saja, karena memang trend Shabby Chic lebih mengutamakan perabot atau benda yang memang sudah pernah dipakai dan punya guratan waktu yang khas.

Jadi, jika dibandingkan dengan tema interior atau lifestyle modern yang tegas dan terlihat berkilau, pastinya pencinta Shabby Chic bisa banyak berhemat dengan cara daur ulang atau pengolahan kembali furnitur yang sudah ada.

Bahkan, banyak yang senang bereksperimen dengan sebuah furnitur tua yang dicat ulang dan didesain ulang secara sederhana untuk menghasilkan furnitur “baru” dengan gaya Shabby Chic yang vintage.

Ciri-Ciri dan Karakteristik Shabby Chic

Setelah mengenai sedikit soal shabby chic, Anda tentu sudah dapat menyimpulkan sejumlah cirinya. Lebih lanjut seperti dikutip Interior Design Giants, berikut ciri-ciri dan karakteristik shabby chic yang patut dipelajari.

  • Furnitur Antik

Desain interior shabby chic fungsinya memanfaatkan furnitur dan perabotan yang tampak kuno dan menunjukkan tanda-tanda yang jelas menua. Atau mungkin barang-barang baru yang dipoles untuk mencapai tampilan yang antik.

Singkatnya, dekorasi hunian yang lembut dan mewah. Meski demikian, desain ini tetap memberikan kesan berbeda dari dekorasi periode asli.

  • Warna Kalem

Tampilan shabby chic biasanya memiliki banyak interior berwarna putih, netral, dan cerah. Karakteristiknya jelas interior yang nyaman, kasual, dan jadul.

Ciri utama dari desain interior shabby chic adalah memberi penekanan furniture tua. Jadi ini bisa dipilih untuk memberikan kesan dengan semua tanda-tanda menua supaya bisa mencapai penampilan antik.

  • Sentuhan Feminin

Desain ini juga memberikan sentuhan feminin ke interior apapun dan membuatnya cukup unik. Interior rumah Anda pun dipenuhi dengan keanggunan yang kasual dari detail shabby chic.

Tips Dekorasi Ala Shabby Chic

Lebih lengkapnya, berikut beberapa tips mendekorasi rumah ala shabby chic yang bisa Anda tiru.

1. Ruang Tamu Shabby Chic

(Foto: rumah123.com)

Shabby chic di ruang tamu dapat menjadi solusi yang ideal dalam menciptakan suasana santai dan hangat di rumah.

Bantal lembut, kombinasi warna yang lembut, dan cahaya yang berlimpah hanya akan membantu menciptakan suasana yang tepat.

Ditambah sofa dengan ukiran megah dan klasik, maka makin menarik untuk ditinggali dalam waktu yang lama.

Konsep ruang tamu ini sangat cocok dengan rumah bergaya Eropa, seperti Kota Baru Parahyangan koridor Bandoeng Tempo Doeloe.

2. Kamar Tidur Shabby Chic

(Foto: designcorral)

Desain shabby chic terlihat paling indah di kamar tidur, sebab mampu menciptakan suasana yang damai, romantis dan nyaman.

Untuk mendapatkan suasana tersebut, ada baiknya cat kamar tidur shabby chic menggunakan warna putih atau milky.

Jika Anda mengganti warna lain, pilihlah warna-warna pudar seperti biru pucat, ungu muda, dan merah muda lembut.

Dalam gaya ini, Anda tidak dapat menggunakan kombinasi warna yang cerah atau kontras. Anda pun bisa berkreasi dengan tempat tidur, misalnya menggunakan sprei motif bunga atau menggunakan kelambu.

Untuk melengkapi gaya tersebut, pilihlah dekorasi kamar tidur yang sesuai dengan tema vintage.

3. Kamar Mandi Shabby Chic

(Foto: donpedro)

Biasanya, kamar mandi bergaya shabby chic dilengkapi dengan sofa kecil, gorden motif bunga, dan perabotan berukiran halus.

Anda juga bisa menambahkan cermin vintage pada ruangan tersebut. Ini berguna agar tampilan ruangan menjadi lebih mewah.

4. Furnitur Khas Bergaya Vintage

(Foto: thestyeinspiration)

Ciri khas tampilan desain shabby chic yang selanjutnya, ialah pada furnitur yang digunakan.  Biasanya, shabby chic menggunakan furnitur bergaya vintage.

Dengan kata lain, bisa menggunakan sejumlah perabotan rumah yang sudah tua namun masih layak pakai.

Untuk mendapatkan unsur antiknya, ada slipcovers yang biasa digunakan sebagai pelapis sofa atau kursi tua.

Meski ada kesan usang pada furnitur, namun Anda dapat mengamplas furnitur tua supaya menjadi barang yang antik.

5. Pilihan Desain Wallpaper Shabby Chic

(Foto: feathrwallpaper)

Ada pula interior desain rumah shabby chic yang dapat membuat suasana ruangan lebih intim, yakni dengan wallpaper bercorak.

Pilihan pola telah disebutkan sebelumnya, seperti flora, garis lurus, ataupun kotak. Dengan mengaplikasikan wallpaper tersebut, gaya shabby chic pada ruangan akan jauh lebih terasa.

Namun pastikan untuk tidak mengaplikasikan pola yang terlalu ramai pada dinding, untuk menghindari kesan berlebihan.

Nah, itulah tadi penjelasan mengenai gaya rumah shabby chic mulai dari ciri-ciri hingga tips menerapkannya. Semoga informasi ini bermanfaat dan jangan lupa selalu pantau model rumah masa kini di Parboaboa.com ya!

Editor: Juni Sinaga
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS