Selebgram Lempar Uang ke Juru Parkir di Medan, Bobby Nasution Minta Maaf

Sosok selebgram yang lempar uang ke juru parkir.

PARBOABOA, Medan - Sebuah video yang direkam oleh seorang selebgram berinisial AV di Medan, yang menunjukkan perseteruannya dengan seorang juru parkir viral di media sosial.

Perseteruan itu terjadi di Jalan Ahmad Yani, Kesawan Medan karena juru parkir Dinas Perhubungan menggedor kaca mobil AV.

"Kuviralkan kau. Ya tak usah gedor-gedor kaca juga. Punya sopan kan," ucap AV dalam video.

Petugas parkir itu meminta agar wanita di dalam mobil membayar uang parkir secara online dengan cara scan barcode.

"Ya udah scan-kanlah," kata petugas parkir sambil menunjukkan kartu barcode.

AV kemudian melemparkan sejumlah uang ke arah petugas parkir.

"Kau bisa baik-baik, kau makan uangku ini ya,

Mendapatkan perlakuan begitu, petugas parkir itu kemudian mengambil uang yang jatuh ke tanah. Dia lalu kemudian melemparkan uang itu ke dalam mobil.

"Aku nggak butuh uang kau, aku butuh scan," kata petugas parkir.

Kemudian, keributan terjadi antara pengemudi mobil dan petugas parkir. Kedua wanita itu terdengar sama-sama melontarkan kata-kata kasar.

Menanggapi perseteruan itu, Wali Kota Medan Bobby Nasution kemudian mengucapkan permintaan maaf.

"Saya mewakili Dinas Perhubungan dan mewakili Pemko Medan pertama sekali mohon maaf kepada masyarakat kalau memang dari petugas parkir kami ada yang kurang pantas, kurang sopan, saya langsung minta maaf kepada masyarakat Kota Medan," ucap Bobby, Selasa (31/8/2021).

Namun Bobby menyindir aksi dari AV dan mengingatkan untuk melakukan pembayaran secara non-tunai.

"Saya lihat di situ kan, di videonya, yang bersangkutan memberikan uang secara cash. Nah, ayolah, apalagi setahu saya yang bersangkutan adalah followers-nya banyak, katanya selebgram, ayo kita ajak masyarakat kita untuk merubah cara membayar kita dari cash menjadi cashless," kata Bobby.

Pembayaran biaya parkir dengan non-tunai dilakukan untuk membantu Pemko Medan untuk melakukan pengawasan uang parkir di Medan.

"Ini bukan untuk menyulitkan tapi membantu masyarakat, bagaimana pemerintah dapat terbantu dalam pemantau dan transparansinya," jelas Bobby.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS