Seorang Korban Mobil Terjun ke Jurang Pakpak Bharat Ditemukan di Aceh

Petugas gabungan mengevakuasi jenazah wanita dari aliran sungai Lae Kombih Aceh (dok BPBD Subulusalam)

PARBOABOA, Pakpak Bharat - Petugas gabungan yang melakukan pencarian kepada tujuh orang penumpang minibus yang terjun ke jurang sedalam 50 meter di Pakpak Bharat berhasil mengevakuasi jasad seorang wanita di Sungai Lae Kombih, Desa Sikelang, Kecamtan Penanggalan, Kota Subulusalam, Aceh pada Senin (13/12).

Korban ditemukan sekitar pukul 17.50 WIB setelah seorang warga berteriak saat melihat ada jenazah yang terbawa arus setelah hujan deras.

Tim gabungan yang mendapat informasi tersebut kemudian melakukan pengejaran menggunakan perahu karet, jenazah tersebut akhirnya berhasil dievakuasi di bawah jembatan di hilir sungai Lae Kombih.

Setelah dievakuasi jenazah kemudian dibawa ke RSUD Subulusalam untuk proses identifikasi. Diperkirakan jenazah perempuan tersebut berusia sekitar 25-30 tahun.

Korban yang ditemukan menggunakan kawat gigi, disekitar tubuhnya terdapat beberapa memar dan diduga mengalami patah tulang.

“Korban yang ditemukan meninggal dunia ini diduga sebagai warga Meulaboh Aceh Barat. Identitasnya masih diidentifikasi,” kata Kapolres Kota Subulussalam Aceh AKBP Qori Wicaksono, dikutip daro Antara pada Senin (13/12/21) malam.

Sebelumnya diberitakan sebuah minubus bernomor polisi BL 1537 EF jatuh ke jurang sedalam 50 meter di Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Sitellu Tali Urang Jahe, Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara pada Minggu (12/12).

Mobil tersebut membawa 7 orang yang berangkat dari Aceh menuju Kota Medan. Kecelakaan tunggal ini diduga terjadi akibat sopir yang mengantuk. Mobil akhirnya oleng ke kanan hingga terjun ke jurang. Mobil tersebut kemudian dinyatakan hilang diduga karena terseret arus.

Petugas dari Badan SAR dibantu masyarakat melakukan pencarian dengan menuruni jurang setinggi 50 meter untuk mencapai dasar sungai ke arah aliran Sungai Lae Kombih.

Pencarian para korban dilakukan dengan ekstra hati-hari, karena kondisi medan yang licin dan terjal.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS