ilustrasi

Hanya Perkara Air Minum, Seorang Pria Bakar Motor Hingga Bunuh Anak Tetangga

Sondang | Daerah | 16-09-2021

PARBOABOA, Riau - Seorang pria asal Rokan Hulu (Rohul), Riau bernama Yastulo Lafau membakar motor dan membunuh anak tetangganya yang masih berusia 7 bulan lantaran tak terima tetangganya meminta air minum ke rumahnya.

Aksi sadis itu diduga terjadi di barak perkebunan sawit di Kepenuhan, Rohul, Rabu (15/9). Hal ini disampaikan oleh Kapolres Rohul, AKBP Wimpiyanto, kepada wartawan, Kamis (16/9).

Peristiwa tersebut berawal saat ibu korban mendatangi rumah Yastulo untuk minta air minum. Ibu korban meminta minum kepada anak pelaku, namun pelaku berkata “emangnya tak ada minum kalian?”.

Yastulo datang dan bertanya ke ayah korban soal apakah mereka tidak memiliki air minum sehingga harus meminta ke rumahnya. Ayah korban kemudian menjawab kalau air di rumahnya masih panas.

Yastulo diduga tak terima dengan jawaban tersebut. Dia kembali bertanya hal yang sama dan mendapat jawaban serupa, yakni air di rumah korban masih panas.

Yastulo tiba-tiba marah dan bertanya apa maksud ayah korban mengatakan kalau air di rumahnya masih panas. Yastulo lalu mengambil kapak yang ada di sepeda motor.

Disaat yang  bersamaan, pelaku mengayunkan kapak ke arah ayah korban. Namun, ayah korban lari ke belakang barak menyelamatkan diri. Kemudian pelaku mengayunkan kapak itu ke pintu rumah korban sebanyak dua kali.

Setelah pintu terbuka, pelaku mengejar ibu korban yang ada di rumah. Ibu korban juga kabur menyelamatkan diri dengan lari ke belakang barak.

Pelaku kemudian melihat korban yang sedang tidur di ayunan. Korban diambil dan dibawa mondar-mandir di depan rumah. Masyarakat coba untuk meminta bayi tersebut, namun tidak berhasil.

Pelaku kemudian membakar dua sepeda motor milik tetangganya. Saat api masih berkobar besar, pelaku meletakkan korban di tanah dan mengayunkan kapak ke perut korban.

"Korban meninggal dunia dan pelaku kabur. Pelaku kemudian diamankan masyarakat dan dibawa ke Polsek kepenuhan," jelas Wimpiyanto.

Wimpiyanto belum menjelaskan detail apa motif pelaku tiba-tiba ngamuk dan melakukan pembunuhan usai dimintai air minum. Sampai saat ini, pemeriksaan masih dilakukan.

Tag : #daerah    #pembunuhan    #rokan hulu   

Baca Juga