Pamer Kemaluan, Striker Sulut United Didenda Puluhan Juta Rupiah

Patrich Wanggai (foto: sumberbola.com)

PARBOABOA, Jakarta – Striker Sulut United, Patrich Wanggai dilarang main di dua laga usai memamerkan kemaluannya. Tak hanya itu, ia juga harus membayar denda sebesar Rp 50.000.000.

Pada Senin (20/12) kemarin, tim Sulut United terbakar emosi usai dihukum tendangan pinalti pada menit ke 54 di dari laga Babak 8 Besar Liga 2 2021. Bahkan, beberapa pemain sempat walk-out ke bench untuk tidak melanjutkan permainan.

Lanjut di menit ke-78, pertandingan semakin memanas setelah pelatih Sulut United, Ricky Nelson diusir wasit. Ricky Nelson keluar dari technical area saat hendak mengambil bola dari pemain Dewa United agar lemparan ke dalam segera dilakukan.

Kemudian di menit ke-80, Patrich Wanggai mendapat kartu kuning karena menendang Firmansyah. Alhasil, ia pun ditarik keluar dari pertandingan. Tidak terima, Patrich Wanggai kemudian melancarkan aksinya dengan memamerkan kemaluan.

Di saat yang bersamaan, kamera televisi ternyata sedang menyorot Patrich Wanggai. Sontak, rekaman itu pun viral di media sosial dan membuat dirinya menjadi bahan hujatan. Bukannya klarifikasi, Patrich Wanggai malah semakin memanaskan suasana.

"Lelucon Liga +62 sampah. Sorry, manusia tidak berargumen dengan binatang. Banyakin saja DM-nya sampai keriput itu jari," tulisnya di media sosial.

Melihat hal itu, Komite Disiplin PSSI memberikan sanksi atas tindak tak terpuji yang telah dilakukan Patrich Wanggai. Melalui laman resmi PSSI, Patrich Wanggai dilarang bermain selama dua pertandingan dan didenda sebesar Rp 50.000.000.

Setidaknya terdapat lima poin pelanggaran yang dibuat klub maupun panitia pelaksana Liga 2 2021/2022. Hal ini membuat Sulut United menjadi tim terbanyak yang diberikan sanksi oleh Komdis PSSI. Pasalnya, sang pelatih yaitu Ricky Nelson juga dijatuhi hukuman.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS