Taipan Asal Finlandia Ajak Sheikh Jassim dan Ratcliffe Berkoalisi Untuk Beli Manchester United

Taipan asal Finlandia, Thomas Zilliacus, menyatakan minatnya untuk menjadi pemilik baru klub sepak bola legendaris, Manchester United. (Foto: Instagram/@manchesterunited)

PARBOABOA – Taipan asal Finlandia, Thomas Zilliacus, menyatakan minatnya untuk menjadi pemilik baru klub sepak bola legendaris, Manchester United. Zilliacus mengungkapkan bahwa ia memiliki rencana untuk menggulingkan keluarga Glazer dari posisi kepemilikan Manchester United secepat mungkin.

Manchester United telah diumumkan akan dijual oleh keluarga Glazer sejak November 2022. Namun, proses pergantian kepemilikan mengalami beberapa hambatan, sehingga keluarga Glazer masih memegang kendali atas klub hingga akhir Maret 2023.

Banyak yang tertarik untuk membeli Manchester United dari keluarga Glazer, dan beberapa tawaran resmi telah diajukan. Namun, proposal yang masuk masih di bawah permintaan keluarga Glazer sebesar 6 miliar poundsterling.

Melihat kesulitan untuk membuat keluarga Glazer menerima tawaran yang diajukan, Zilliacus mencetuskan ide untuk mengajak Sheikh Jassim bin Hamad Al Thani dan Sir Jim Ratcliffe, serta para peminat lainnya, untuk berkoalisi.

Zilliacus meminta Sheikh Jassim dan Ratcliffe untuk tidak bersaing dalam menawar harga, karena hal itu akan memenangkan keluarga Glazer. Sebaliknya, ia menawarkan solusi agar para peminat Manchester United bersatu dan mengajukan satu tawaran bersama.

“Perang tawar-menawar tidak menguntungkan siapa pun kecuali keluarga Glazer. Saya telah menghubungi Sheikh Jassim dan Sir Jim untuk mencoba bergabung dan menunggu kabar," terang Zilliacus kepada The Sun pada Sabtu (25/3/2023).

Untuk Menekan Keluarga Glazer Menjual MU

Zilliacus membantah bahwa ia ingin berkoalisi karena tidak memiliki dana yang cukup untuk membeli Manchester United. Tawaran koalisi diajukan oleh Zilliacus untuk menekan keluarga Glazer agar tidak menentukan harga penjualan yang tidak wajar.

“Saya memiliki modal untuk membeli klub sendiri, tetapi saya tidak ingin bersikap egois. Saya percaya bahwa dengan cara ini kita dapat menyepakati harga yang masuk akal, karena menurut saya, 6 miliar pound terlalu tinggi."

“Maka, miliaran ekstra yang akan kita keluarkan masing-masing untuk satu tawaran dapat digunakan untuk berinvestasi di klub. Dari sudut pandang klub dan penggemar, akan jauh lebih baik memiliki tiga pemilik yang berdedikasi dengan dukungan finansial yang kuat untuk mengembangkan klub," lanjut Zilliacus.

Sudah Pernah Terjadi di Finlandia

Strategi koalisi yang dicetuskan oleh Zilliacus ini didasarkan pada pengalamannya saat memimpin klub Finlandia, HJK Helsinki.

“Ketika saya menjadi ketua, kami memiliki delapan atau sembilan anggota dewan dan kami akan mendiskusikan banyak hal dan mencapai kesepakatan. Saya percaya pada komunikasi sehingga bisa mencapai keputusan yang tepat untuk kepentingan klub," tutur Zilliacius.

Editor: Michael
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS