Memanas, Taiwan Klaim Siap Perang Melawan China

Perseteruan China dan Taiwan dikhawatirkan akan memicu perang dunia ke III

PARBOABOA, Taiwan - Perseteruan China dan Taiwan semakin mengkhawatirkan. China yang masih berusaha mengklaim Taiwan sebagai bagian dari negaranya dan tidak mengakui kedaulatan Taiwan, dengan mengirim jet tempur China memasuki wilayah udara pertahanan Taiwan menyebabkan ketegangan kedua negara semakin memanas.

Menteri Luar Negeri Taiwan Joseph Wu mengatakan pihaknya siap berperang dengan China untuk mempertahankan kedaulatan dan kebebasan Taiwan.

Taiwan akan meminta bantuan Australia untuk meningkatkan kerja sama keamanan dan intelijen di tengah peningkatan provokasi militer China.

"Jika China memulai perang melawan Taiwan, kami akan melawan hingga akhir. Itu komitmen kami. Saya yakin China akan menyerang Taiwan, saya pikir mereka juga akan menderita," ujar Wu dalam wawancara dengan ABC Australia pada Senin (4/10).

Di sisi lain, Presiden Taiwan Tsai Ing-Wen mengatakan negaranya tak mencari konfrontasi militer dengan siapa pun, termasuk China. Namun, Tsai bersumpah pihaknya akan melakukan apapun untuk mempertahankan Taiwan.

Ia juga memperingatkan dunia bahwa akan ada malapetaka bagi perdamaian kawasan dan sistem demokrasi dunia jika Taiwan kembali jatuh kembali ke tangan China.

Taiwan memang sebuah negara yang diakui sebagai negara berdaulat oleh 23 negara di dunia, namun Taiwan tidak merdeka seutuhnya namun disebut sebagai negara dengan pengakuan terbatas.

China bersikeras bahwa Taiwan adalah bagian dari negaranya dan akan melakukan serangan demi mempertahankan Taiwan. Namun China masih menahan kekuatan militernya setelah Taiwan menjadi sekutu tidak resmi AS. China masih memilih untuk meningkatkan upayanya dalam membangun kekuatan udara, darat, dan laut yang diperlukan untuk merebut Taiwan, mengingat kekuatan militer China masih berada di posisi ketiga di dunia, setelah Amerika Serikat dan Rusia.

Namun jika China benar-benar melakukan serangan kepada Taiwan, kemungkinan pecahnya perang dunia ketiga menjadi skenario paling mengkhawatirkan yang akan menimpa perdamaian negara-negara di dunia.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS