Tante Tega Aniaya Balita, Alasannya Karena Korban Susah Makan

ilustrasi

PARBOABOA, Tangsel – Viral seorang perempuan berusia 41 tahun akibat sebuah video yang memuat tindakannya dalam melakukan aniaya terhadap balita berusia 4 tahun. Dalam video tersebut bahwa perempuan itu merupakan ibu angkat anak yang tengah dianiaya.

Dalam video viral itu awalnya terlihat pelaku berada persis di depan korban. Tanpa alasan yang jelas, pelaku tiba-tiba mengangkat korban kemudian membantingnya ke lantai. Tak hanya sekali, aksi sadis itu dilakukan dua kali dan korban tampak tidak berdaya ketika dibanting ke lantai oleh pelaku.

Video penganiayaan itu ternyata direkam diam-diam oleh asisten rumah tangga (ART) di rumah pelaku. ART tersebut kemudian mengirim rekaman video itu ke guru playgroup korban. Guru korban lalu melaporkan kejadian itu ke kelurahan hingga akhirnya dilaporkan ke polisi.

Polisi bergerak cepat setelah adanya laporan tersebut. Pelaku diamankan pada Jumat (20/8) sekitar pukul 23.00 WIB. Kepada polisi, pelaku mengaku telah setahun terakhir melakukan penganiayaan kepada korban. Pelaku mengaku membanting korban ke lantai sebanyak dua kali. Ia juga mengaku melakukan hal itu lantaran si korban yang susah makan.

Korban diketahui sejak bayi tinggal bersama keluarga pelaku di daerah Pondok Aren, Tangerang Selatan. Polisi memastikan pelaku penganiayaan kepada korban hanya dilakukan oleh pelaku.

Akibat penganiayaan itu korban mengalami sejumlah luka di bagian tubuhnya. Setelah dilakukan visum, terlihat bagian belakang si anak lebam akibat dibanting si pelaku. Hal ini disampaikan oleh Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Imanuddin pada Sabtu (21/8).

Kini, pelaku ditetapkan sebagai tersangka dan Pelaku dijerat dengan Pasal 80 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak. Polisi memastikan akan segera melakukan penahanan kepada tersangka.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS