ilutrasi : Bocah meningggal Covid yang tertahan dirumah sakit akibat ketidaklengkapan administrsi.

Tidak Terdaftar di KK, Jenazah Bocah Pasien Covid-19 Tertahan di Rumah Sakit Hermina Medan

maraden | Daerah | 05-08-2021

PARBOABOA, Medan  - Seorang bocah berusia 10 tahun yang merupakan pasien Covid-19 meninggal di Medan, Sumatera Utara. Namun jenazah bocah tersebut harus tertahan di Rumah Sakit dan tidak dijinkan untuk dibawa pulang ke rumah duka. Hal ini dikarenakan ketidaklengkapan administrasi sebagai pasien yang ditanggung oleh negara, dimana identitas bocah tersebut belum terdaftar di dalam Kartu Kelurga.

Bocah yang bernama Jeremia Pardosi, anak dari pasangan Toga Pardosi dan Rosianna Nainggolan, itu dilarikan ke IGD Rumah Sakit Hermina pada Selasa (3/8/2021) sekitar Pukul 17.00 petang. Hasil diagnosa menyatakan dia menderita Covid-19 dan dan akhirnya meninggal dunia sekitar pukul 20.00 WIB.

"Sampai sekarang jenazah masih di Rumah Sakit Hermina," ujar salah seorang keluarga korban, Budianta Manalu, Rabu (4/8/201).

Budianta mengatakan, dirinya telah setuju dan menandantangani surat persetujuan pemakaman secara prokes pasien Covid-19 apabila Jeremia meninggal dunia.

Namun, dirinya mengaku keberatan setelah dimintai biaya pada Pukul 11.30 Malam Selasa (3/8/2021).

"Pihak rumah sakit meminta kami untuk membayar biaya sebagai status pasien umum.  Ini karena Jeremia tak masuk pada daftar Kartu Keluarga. Yang jadi pertanyaan, kenapa harus bayar karena ini kan Covid-19," ujar Budianta.

Sementara itu saat dimintai keterangan Humas Rumah Sakit Hermina, dr Andrew mengatakan, bila identitas pasien jelas, maka akan dibebankan kepada biaya negara. Berhubung karena Jeremi tak terdaftar pada Kartu Keluarga, maka harus membayar biaya administrasi sebagai pasien umum.

Andrew melanjutkan Jeremi harus terlebih dahulu dibuatkan NIK pada Kartu Keluarga, dengan begitu biaya medis Jeremia bisa dibebankan kepada negara.

"Karena namanya tidak ada pada KK, jadi ya harus diurus dulu ke Kantor Kelurahan bahwa pasien merupakan anak orang tua yang bersangkutan, sehingga biaya bisa ditanggung negara," sebutnya. 

Tag : #Covid-19    #Rumah Sakit Hermina Medan    #Toga Pardosi    #Rosianna Nainggolan    #berita daerah   

Baca Juga