Viral Beli BBM Pakai Kartu Debit Kena Goceng

BBM Bersubsidi Jenis Pertalite. (Foto: Parboaboa/Maesa Ayu Diah)

PARBOABOA, Jakarta – PT Pertamina menanggapi video viral berisi keluhan konsumen yang dikenakan biaya tambahan sebesar Rp5 ribu saat mengisi Bahan Bakar Minyak menggunakan kartu debit di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umur (SPBU) Pertamina TB Simatupang, Jakarta Selatan.

Communication Marketing Operation Pertamina Region Jakarta dan Jawa Barat, Eko Kristiawan, membenarkan kejadian tersebut, Namun dia memastikan tindakan hal itu bukan arahan dari Pertamina.

"Tidak seperti itu seharusnya, sebenarnya tidak dikenakan biaya tambahan," ujarnya di Integrated Terminal Pertamina, Jakarta Utara, Selasa (27/09/2022).

Atas hal ini, Eko mengatakan pihaknya sudah memberikan sanksi kepada karyawan yang melakukan pelanggaran tersebut.

Selain itu, Eko tak lupa untuk meminta maaf kepada pelanggan Pertamina dan memastikan jika pihaknya sudah menghubungi konsumen untuk pengembalian saldo.

“Pihak SPBU juga dalam proses menghubungi konsumen untuk proses pengembalian saldo,” jelas Eko.

Eko menyampaikan apresiasinya kepada konsumen yang melapor, pasalnya hal tersebut sangat dibutuhkan untuk dilaporkan kepada Pertamina agar tidak terjadi lagi penyelewengan yang dilakukan oleh petugas SPBU.

“Pertamina mengapresiasi laporan dari masyarakat mengenai tindakan penyelewengan di SPBU. Apabila masyarakat membutuhkan informasi mengenai produk dan layanan, maupun ingin menyampaikan laporan, dapat menghubungi Call Center 135,” ucap Eko.

Sebelumnya, pemilik akun TikTok @Apinka24 mempertanyakan biaya admin yang dikenakan saat dirinya membeli BBM berjenis pertalite menggunakan kartu debit.

"Baru aja isi bensin di SPBU Pertamina di TB Simatupang, itu lho yang dekat DEPTAN. Habisnya kan Rp326 ribu lalu bayarnya pakai kartu debit ATM BCA jadi Rp 331 ribu. Kata Mas Feby petugasnya kena admin Rp 5.000. Ini admin apa ya? Apa ini berlaku di semua pom bensin atau pom bensin ini saja?" ucapnya.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS