YouTuber Game Minecraft Technoblade Meninggal Dunia

Ilustrasi, foto: Sportskeeda

PARBOABOA - Youtuber game Minecraft, Technoblade, meninggal dunia di usia 23 tahun setelah berjuang melawan kanker. Kabar duka itu disampaikan oleh ayahnya lewat unggahan video pada Kamis (30/6).

"Tahun lalu ini memiliki banyak titik sulit untuk putra kami saat dia berjuang melawan kanker stadium empat," tulis keluarga Technoblade dikutip Comic Book.

Ramainya pengguna Minecraft tak luput dari peran Technoblade, lantaran ia konsisten dalam membagikan konten di akun YouTubenya. Hingga kini, game tersebut sudah terjual lebih dari 238 juta kopi.

Pesan perpisahan, yang ditulis beberapa jam sebelum kematiannya dan dibaca oleh ayahnya, dimulai: "Halo semuanya, Technoblade di sini. Jika Anda menonton ini. Saya telah tiada."

Youtuber yang bernama asli Alexander itu mengumumkan kabar dirinya mengidap kanker pada Agustus 2021 lalu.

Ia mulai menyadari ada yang salah dengan tubuhnya setelah tak berhenti merasakan sakit di lengannya.

Awalnya ia mengira rasa sakit tersebut karena terlalu banyak bermain game. Tapi setelah beberapa hari, bahunya mulai membengkak sehingga ia pergi ke rumah sakit.

"Mereka melakukan beberapa pemindaian dan memberi tahu saya alasan mengapa lengan saya sakit karena saya mengidap kanker," beber Alexander.

Technoblade sendiri sudah memiliki pengikut lebih dari 10 juta setelah membangun kanal selama kurang lebih satu dekade.

Video tertua YouTuber itu diunggah pada 2013, dan salurannya menyoroti cinta dan hasrat terhadap game, dibarengi dengan kreativitas yang terbilang luar biasa.

Sayangnya, unggahan kreativitas Technoblade itu ditutup oleh unggahan ayahnya. Technoblade, yang bernama asli Alex, meninggal karena kanker dan menghabiskan waktu terakhirnya dengan menulis surat untuk para penggemarnya.

Kira-kira setelah delapan jam menyaksikan surat itu, Technoblade meninggal. Ayah Alex menceritakan hari-hari terakhir putranya, serta kecintaanya kepada Alex.

Keluarganya mencatat bahwa Technoblade ingin identitas aslinya tetap dirahasiakan dan telah meminta penonton untuk terus menghormati privasi keluarga saat ini.

Namun, Technoblade tidak mengeluh dan terus berpikir keras untuk mengalahkan penyakit yang diidapnya saat itu, dikutip The Sun.

"Terima kasih telah berbagi perjalanan melalui semua, saat dia melakukan pekerjaan yang dia cintai untuk para penggemar tercintanya," tutup keluarga Technoblade.

Technoblade sendiri sudah memiliki pengikut lebih dari 10 juta setelah membangun kanal selama kurang lebih satu dekade.

Video tertua YouTuber itu diunggah pada 2013, dan salurannya menyoroti cinta dan hasrat terhadap game, dibarengi dengan kreativitas yang terbilang luar biasa. Sayangnya, unggahan kreativitas Technoblade itu ditutup oleh unggahan ayahnya.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS