Lulusan SMA diharapkan memiliki skill yang mampu menghadapi era digitalisasi lewat program kelas yang bertajuk “Astraotoshop Digital Class“ 

55 SMK Ikuti Kelas Digital Astraotoshop

Maraden | Pendidikan | 06-10-2021

PARBOABOA, Jakarta – 55 SMK dari seluruh Indonesia mengikuti kelas pembelajaran digital yang diadakan Astra Otoparts bersama Asosiasi Guru Marketing Indonesia (Agmari).

Kelas yang bertajuk “Astraotoshop Digital Class“ tersebut didasarkan pada model pembelajaran berbasis proyek untuk mendukung dunia pendidikan sekaligus industri di Indonesia.

Astraotoshop Digital Class itu akan berlangsung selama 3 bulan, dari Oktober hingga Desember 2021. Program itu akan menggunakan sistem pembelajaran Project Based Learning yang melibatkan peserta didik jurusan Bisnis dan Pemasaran Online.

Pada program tersebut, juga akan memberi pengetahuan seputar suku cadang, leadership, branding, proses penjualan offline dan online, serta cara membuat konten digital marketing yang kreatif dan menarik di era internet sekarang ini.

Plt Direktur Kemitraan dan Penyelaras Dunia Usaha dengan Industri Kemendikbud Ristek, Saryadi, mengatakan bahwa kunci suksesnya adalah sinergi antara satuan pendidikan vokasi dengan dunia usaha dan industri.

“Sumber daya manusia pendidik atau guru yang berkualitas dan berkelas adalah yang harus dipersiapkan saat ini untuk membuat lulusan SMK yang juga berkualitas,” ujarnya dalam keterangan tertulis, beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Ketua Agmari Pebriza Yanti mengatakan program Astraotoshop Digital Class tersebut dibuat dengan konsep 3 in 1 Project Based Learning yang terdiri dari pelatihan untuk kepala sekolah, guru pendamping atau guru pembimbing, serta para siswa-siswi.

Yanti memaparkan, program Astraotoshop Digital digulirkan dengan tujuan terciptanya kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri yang juga akan memberikan pelatihan kepada para kepala sekolah mengenai seni kepemimpinan, strategi branding, dan marketing sekolah.

“Guru dan siswa juga akan dibekali pelatihan tentang cara menjual offline dan online untuk bekal bersaing di era kini yang semakin kompetitif,” ujar Yanti.

Tag : #pendidikan    #pendidikan vokasi    #kemendikbud ristek    #pelatihan digital   

Baca Juga