Anggaran Perbaikan Jalur TransJakarta Tahun 2022 Membengkak Jadi Rp 57,5 M

(Foto: Wikipedia Transjakarta)

PARBOABOA, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyampaikan bahwa terjadi pembengkakan pada anggaran perbaikan dan peningkatan jalan khusus bus TransJakarta. Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho menjelaskan dalam APBD 2022 pihaknya membeberkan rincian anggaran sebesar Rp 40,6 miliar, akan tetapi nominal tersebut masih membutuhkan tambahan anggaran sebesar Rp 16,9 miliar untuk perbaikan busway hingga akhir tahun mendatang.

Dalam hal ini, penambahan anggaran perbaikan sangat diperlukan karena dikhawatirkan jalur yang rusak akan menyebabkan keterlambatan waktu tempuh.

"Ini yang membuat SPM (standar pelayanan minimum) menjadi tidak maksimal, makanya kemarin TransJakarta membuat surat tolong diperbaiki jalur-jalur busway yang rusak," kata Hari Nugroho dalam keterangan tertulis, Minggu (16/10/2022).

Hal ini pun mendapat respon baik dari Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta yang telah menyetujui penambahan anggaran perbaikan dan peningkatan jalan tersebut. Dalam Kebijakan Umum Perubahan Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) Perubahan APBD 2022, anggaran yang disetujui sebesar Rp 16,9 miliar.

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah menjelaskan persetujuan diberikan sebagai upaya menekan angka kecelakaan dan peningkatan pelayanan.

"Kalau banyak jalan busway berlubang dan terjadi kecelakaan, nanti kami yang disalahkan. Banyak juga masyarakat Jakarta yang menggunakan busway yang memang harus kita perhatikan keselamatannya," jelas Ida.

Ida juga menyampaikan, perbaikan dan peningkatan jalanan ini harus segera dilaksanakan, mengingat cuaca di Ibukota yang sering diguyur hujan dan menyebabkan jalanan menjadi banjir. Hal ini otomatis menyebabkan jalanan menjadi macet bahkan sampai tidak bisa untuk dilewati kendaraan.

"Memang ini kebutuhan yang mendesak, karena adanya hujan, banyak jalur busway yang harus ada penambalan atau perbaikan pengaspalan. Sebab kalau musim hujan jalanan gampang sekali rusak, karena tidak bisa kita prediksi. Faktornya bisa karena hujan, banjir dan kendaraan berat yang dilalui," katanya.

Diketahui juga, pada saat ini Pemprov DKI Jakarta masih dalam tahap pendataan di 13 koridor TransJakarta di seluruh wilayah Jakarta. Akan tetapi, sudah diketahui beberapa titik terparah yang ada di daerah Selatan, Utara dan Barat dan spot-spot jalur busway yang akan diperbaiki sekitar 100 hingga 200 meter dari jalur yang rusak.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS