Apa itu Sindrom Othello? Kenali Gejala, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Sindrom Othello merupakan gangguan kesehatan mental ketika seseorang selalu cemburu berlebihan dan curiga bahwa pasangannya tidak setia tanpa bukti apapun (Foto: Parboaboa/Felix)

PARBOABOA, Jakarta - Kamu atau pasangan kamu pasti pernah merasa sangat mudah cemburu atau bahkan cemburu berlebihan. Cemburu adalah emosi kompleks yang umum dialami sebagaian besar orang di waktu tertentu dalam kehidupan.

Cemburu memang hal yang wajar dalam suatu hubungan, namun ketika kamu atau pasangan kamu merasa cemburu berlebihan mungkin perlu diwaspadai sebagai salah satu gejala sindrom Othello.

Lantas seperti apa itu sindrom Othello? Yuk kenali gejala, penyebab dan cara mengatasinya dengan menyimak ulasan di bawah ini.

Apa itu Sindrom Othello?

Sindrom Othello merupakan gangguan kesehatan mental ketika seseorang selalu cemburu berlebihan dan curiga bahwa pasangannya tidak setia tanpa bukti apapun. Seseorang yang mengalami sindrom Othello akan berfikir obsesif, intrusif, dan delusi tentang perselingkuhan yang dilakukan pasangan.

Pikiran obsesif selanjutnya memicu respons kompulsif, seperti terus menerus menghubungi pasangannya dan mencoba mengendalikan perilaku.

Sindrom Othello biasanya akan lebih banyak menyerang pria daripada wanita. Sindrom ini ditandai dengan tunduhan perselingkuhan yang berulang, pencarian bukti, interogasi berulang terhadap pasangan, tes kesetiaan pada pasangan, dan kadang-kadang mengintai pasangan.

Perilaku delusi juga mendorong tindakan yang tidak logis atau berbahaya karena tidak didasarkan pada kenyataan. Sehingga akhirnya, sindrom tersebut dapat berdampak negatif pada kehidupan sehari-hari hingga seseorang terkadang perlu mencari bantuan profesional.

Gejala Sindrom Othello

Berikut ini beberapa gejala sindrom Othello yang perlu kita ketahui seperti:

1. Kewaspadaan yang berlebihan dan terus menerus

2. Sikap obsesif dan mengontrol, yang bermanifestasi menjadi kurangnya rasa hormat terhadap ruang atau barang milik orang lain. Misalnya, selalu memantau atau melakukan kunjungan mendadak ke tempat kerja pasangan

3. Kekerasan terhadap pasangan yang dicurigai berselingkuh. Biasanya berupa tuduhan, hinaan, dan kemarahan.

4. Kehadiran konstan emosi negatif, seperti kemarahan, rasa bersalah, dan kebencian

5. Menuduh yang bukan-bukan tanpa bukti apa pun

6. Reaksi yang berlebihan dan tidak rasional

Penyebab Sindrom Othello

Sebenarnya, tidak ada penyebab umum dari sindrom Othello. Penyebabnya dapat berbeda antara satu dengan yang lainnya. Berikut ini beberapa penyebabnya yang paling umum antara lain:

1. Memiliki gangguan kesehatan mental lain yang juga bermanifestasi melalui kecemburuan.

2. Mengalami keadaan delusi.

3. Orang dengan masalah kepercayaan diri yang mendalam juga memiliki peluang lebih tinggi untuk mengembangkan sindrom Othello.

4. Penggunaan alkohol dan obat-obatan. Ini karena alkohol dan obat-obatan adalah zat pengubah pikiran, mereka dapat meningkatkan keparahan dan frekuensi pikiran yang mengganggu, obsesif, atau delusi.

Cara Mengatasi Sindrom Othello

Berikut ini beberapa cara mengatasi sindrom othello yang perlu kita ketahui:

1. Dokter

Untuk mengatasi sindrom Othellon dianjurkan agar dapat pergi ke dokter. Kemudian, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik secara lengkap dan mungkin menjalankan beberapa tes darah atau studi pencitraan untuk menyingkirkan kemungkinan penyebab lainnya. Setelah ditentukan bahwa tidak ada alasan fisik untuk gejala tersebut, pasien selanjutnya akan dirujuk ke psikiater.

Selanjutnya, psikiater akan melakukan wawancara khusus dan menggunakan alat penilaian untuk mencoba mendiagonis gangguan psikotik. Seiring dengan gejala yang dilaporkan, psikiater mungkin akan mewawancarai anggota kelurga.

2. Pengobatan

Pengobatan untuk sindrom Othello mungkin memerlukan bantuan profesional. Pengobatan bertujuan untuk membuat individu belajar mengendalikan kecemburuan dan memulihkan ketenangan pribadi. Setelah pengobatan dilakukan maka diharapkan mampu mengembalikan keharmonisan hubungan.

Sebagian besar dari pengobatan, petugas medis akan mengevaluasi pasien mendalam untuk mengetahui asal kecemburuan mereka. Petugas akan menyelidiki beratnya kondisi mereka dan konsekuensi terhadap kehidupan.

Terapi yang paling sukses dan paling banyak dipilih untuk sindrom othello adalah terapi perilaku-kognitif. Untuk kasus ekstrem, para ahli juga menganjurkan obat antipsikotok agar kontrol implus. Namun, keluarga dan pasangan juga bisa membantu, agar kecemburuan terkadang terkait dengan kisah hidup pasien.

Itulah penjelasan apa itu sindrom Othello, gejala, penyebab dan cara mengatasinya, semoga bermanfaat!

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS