Ilustrasi sistem pengereman drum brake atau rem tromol pada sepeda motor (Dok: carmudi.co.id)

Sepeda Motor Anda Masih Menggunakan Rem Tromol? Begini Cara Merawatnya

Dimas | Otomotif | 31-05-2022

PARBOABOA, Jakarta – Sistem pengereman bertipe drum brake atau biasa disebut rem tromol mungkin sudah tidak asing lagi terdengar oleh para pengguna sepeda motor. Pasalnya, sampai sekarang masih banyak sepeda motor yang masih menggunakan sistem pengereman tersebut.

Sama seperti tipe rem lainnya, rem tromol merupakan komponen penting pada sepeda motor yang berfungsi untuk memperlambat dan memberhentikan laju sepeda motor.

Cara Kerja Rem Tromol Sepeda Motor

Rem tromol pada dasarnya akan bekerja ketika terjadi gesekan yang kemudian akan mengubah roda yang tadinya berputar perlahan akan mengurangi lajunya hingga roda kendaraan berhenti.

Hal tersebut juga akan diimbangi dengan meningkatnya suhu pada rem tromol karena terjadinya gesekan. Kampas pada rem tromol jumlahnya ada dua dan berada di bagian luar. Sedangkan di bagian dalam merupakan tromol remnya.

Rem tromol ini bergerak saling menjauhi. Maka dari itu, ketika rem ditekan, dua buah kampas akan bergerak ke luar. Gerakan yang terjadi tersebut membuat kampas menekan permukaan tromol rem. Gesekan pun terjadi hingga akhirnya roda kendaraan akan berhenti.

Cara Merawat Rem Tromol Sepeda Motor

Setelah mengetahui fungsi dan cara kerja dari rem tromol motor, ada baiknya Anda juga mengetahui bagaimana cara merawatnya. Hal ini sangat penting diketahui guna menjaga kinerja daripada rem tromol tetap prima. Berikut ini Parboaboa telah merangkum cara merawat rem tromol pada sepeda motor. Simak sampai selesai ya!

1. Bersihkan Rem Tromol

Hal pertama yang harus Anda lakukan untuk merawat rem tromol sepeda motor, yakni dengan rutin membersihkan komponen rem tromol. Namun, untuk penerapannya sendiri memang agak rumit.

Sehingga Anda disarankan untuk meminta bantuan kepada mekanik agar biasa melakukan pembersihan rem tromol. Sebab, Anda harus membuka as roda dan beberapa baut yang terhubung pada bagian tutup tromolnya.

Ketika roda sudah terbuka akan tampak kampas rem dan tromol yang berdebu pekat, lengket dan menempel. Kotoran tersebut cukup dibersihkan menggunakan kuas dan air sabun agar debu yang menempel bisa hilang.

Jangan lupa bersihkan kampas rem menggunakan sikat kawat/amplas kasar agar permukaannya menjadi kasar. Hal itu dilakukan agar jepitan kampas rem ke tromol menjadi lebih pakem.

2. Cek Sistem Rem Tromol

Cara selanjutnya yang bisa Anda lakukan adalah periksa kinerja handle rem, kabel, dan tuas rem. Apabila kondisi gerak bebas handle rem terlalu jauh atau di luar standar pengereman, maka segera lakukan penyetelan dengan memutar mur pada tuas rem tromol.

3. Cek Kondisi Bearing Roda

Untuk merawat rem tromol, Anda juga disarankan untuk selalu rutin mengecek bearing roda. Sebab, jika bearing roda sudah tidak pas, hal itu akan memicu kampas rem tromol menjadi tidak rata.

Oleh karena itu, Anda dianjurkan untuk rutin mengecek bearing roda saat membongkar roda belakang. Bila perlu berikan grease atau minyak gemuk pada bearing roda tersebut agar putaran roda menjadi lebih lancar.

4. Segera Bersihkan Jika Terkena Hujan

Ketika musim hujan, umumnya air hujan yang bercampur dengan kotoran atau pasir dan debu akan turut masuk ke dalam sela pada bagian as roda.

Hal ini akan berpengaruh pada kualitas pengereman pada sistem pengereman tromol. Jika kondisi ini dibiarkan maka akan merusak atau mengurangi kinerja atau kualitas pengereman.

Oleh karena itu, jika motor dibawa dalam kondisi musim hujan maka sebaiknya Anda harus segera membersihkannya dengan membilas bagian rem dengan air bersih supaya kotoran yang terbawa saat hujan menjadi mengalir hilang dari bagian tromol. Dengan demikian maka kondisi rem tromol menjadi lebih terawat.

5. Hindari Penyetelan Rem Melalui Console Box

Cara merawat rem tromol supaya tetap dalam kondisi yang ideal selanjutnya adalah hindari penyetelan dengan menggunakan sistem Console Box. Penggunaan console memang kurang disarankan mengingat hasilnya tidak akan menjadi maksimal.

Kekurangan penyetelan menggunakan sistem console box, yaitu Anda tidak akan bisa mengetahui secara rinci bagaimana kondisi ketebalan pada kampas rem di bagian rodanya.

6. Cek Kampas Rem

Cara terakhir yang bisa Anda lakukan untuk merawat rem tromol yakni dengan melakukan pemerikasaan pada ukuran ketebalan kampas rem.

Apabila ketebalan kampas rem sudah menipis, maka Anda harus menggantinya. Saat melakukan penggantian, Anda dianjurkan untuk menggunakan satu set lengkap.

Nah, sekarang Anda sudah tahukan bagaimana cara merawat rem tromol pada sepeda motor. Jika Anda menginginkan rem tromol tetap berfungsi dengan baik, lakukanlah cara-cara yang telah dijelaskan di atas. Semoga bermanfaat!

Tag : #sepada motor    #rem tromol    #otomotif    #kampas rem    #sistem drum brake    #console box   

Baca Juga