Contoh gaya gesek (Dok: Parboaboa.com)

Contoh Gaya Gesek: Pengertian, Jenis Hingga Contohnya

Sondang | Pendidikan | 23-05-2022

PARBOABOA, Pematangsiantar - Gaya gesek merupakan salah satu gaya dalam dunia fisika yang sering dipakai di kehidupan sehari-hari. Namun, ada gaya gesekan yang bermanfaat dan ada juga yang merugikan.

Lantas, apakah yang dimaksud dengan gaya gesek?

Pengertian Gaya Gesek

Gaya gesek adalah gaya yang muncul ketika dua permukaan benda saling bersentuhan dengan arah yang berlawanan. Besar atau kecilnya gaya gesek bergantung pada permukaan bendanya.

Jadi, semakin kasar permukaan benda, maka akan semakin besar pula gaya geseknya. Demikian sebaliknya, jika permukaan bendanya halus, maka gaya gesekan yang terjadi akan semakin kecil.

Jenis Jenis Gaya Gesek

Dikuti dari jurnal The Physics Teacher, gaya gesek terdiri atas dua jenis, yakni gaya gesek statis dan gaya gesek kinetis. Keduanya memiliki perbedaan yang terletak pada cara kerjanya.

1. Gaya Gesek Statis

Gaya gesek statis adalah gaya gesek yang bekerja pada benda diam atau hampir bergerak. Jika gaya gesek bekerja pada benda yang diam maka disebut gaya gesek statis (fs) sedangkan apabila gaya gesek bekerja pada benda yang tepat akan bergerak, maka disebut gaya gesek statis maksimum (fsmaks).

Rumus gaya gesek statis:

fs = μs x N

Keterangan:

fs: besaran gaya gesek statis (N)

μs: adalah koefisien gesek statis (N)

N: adalah gaya normal (N).

Untuk koefisien gaya gesek dipengaruhi oleh kekasaran kedua permukaan benda yang bersentuhan. Biasanya, koefisien gaya gesek statis lebih besar daripada gaya gesek kinetis.

2. Gaya Gesek Kinetik

Gaya gesek kinetik adalah gaya gesek yang bekerja pada benda yang bergerak. Gaya gesek ini termasuk ke dalam gaya dissipatif, yaitu gaya dengan usaha yang dilakukan akan berubah menjadi kalor (panas).

Rumus gaya gesek kinetis:

fk = μk x N

Keterangan:

fk: besaran gaya gesek kinetis (N)

μk: koefisien gesek kinetis (N)

N: gaya normal (N).

Contoh Gaya Gesek dalam Kehidupan Sehari-hari

Gaya gesekan memainkan peran penting dalam banyak kegiatan sehari-hari. Namun seperti yang dijelaskan sebelumnya, terdapat contoh gaya gesekan yang menguntungkan dan merugikan. Apa sajakah itu?

1. Contoh gaya gesek yang menguntungkan

 - Gaya gesekan yang ditimbulkan antara roda kendaraan dan jalan sehingga kendaraan mudah digerakkan.

- Gaya gesek pada rem kendaraan sehingga kendaraan dapat berhenti.

- Gaya gesek ketika menulis di atas kertas dengan pena atau pensil sehingga dapat menghasilkan tulisan atau gambar yang diinginkan.

- Gaya gesek antara kaki dan lantai yang membuat manusia dapat berjalan dengan baik tanpa mudah tergelincir.

- Gaya gesek pada roda kulkas sehingga dapat memindahkan kulkas dengan mudah dari satu tempat ke tempat lainnya.

2. Contoh gaya gesek yang merugikan

- Gaya gesek antara kendaraan dan udara yang menyebabkan laju kendaraan semakin melamban.

- Gaya gesek pada engsel jendela yang tidak diberi pelumas atau oli sehingga menyebabkan karat dan suara berisik saat digerakkan.

- Gaya gesek pada ban kendaraan yang berada di atas aspal sehingga membuat lapisan ban semakin menipis.

- Gaya gesek pada gear dan rantai kendaraan, di satu sisi menguntungkan sebab dapat menggerakkan kendaraan, di sisi lain merugikan karena menyebabkan rantai aus.

- Gaya gesek pada sol alas kaki dengan jalan yang menyebabkan sol alas kaki menipis lama kelamaan.

Dari penjelasan di atas, dapat kita simpulkan bahwa gaya gesek merupakan gaya dapat membantu kehidupan manusia namun di lain sisi gaya gesek juga bisa merugikan kita.

Tag : #gaya gesek    #fisika    #pendidikan    #gaya gesek statis    #gaya gesek kinetik   

Baca Juga