Simak, Ini Ketentuan Diskon Tarif Jalan Tol Trans Jawa Selama Mudik Lebaran!

Ilustrasi mudik dan arus balik lebaran tahun 2024. (Foto: PARBOABOA/Rian)

PARBOABOA, Jakarta - Pergerakan masyarakat selama mudik dan arus balik lebaran 2024 diprediksi mengalami peningkatan. 

Untuk mendukung pergerakan yang tinggi tersebut, pemangku kepentingan telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, salah satunya dengan memberi diskon/potongan harga bagi pengguna Jalan Tol.

PT. Jasa Marga, perusahaan milik negara yang bergerak di bidang konstruksi dan pengelola Jalan Tol, melalui laman resmi Instagramnya mengumumkan, akan ada diskon sebesar 20% untuk semua jenis kendaraan.

Kebijakan ini berlaku untuk Jalan Tol trans Jawa, khususnya untuk integrasi Jalan Tol Jakarta-Cikampek & Jalan Layang MBC, Jalan Tol Paliman-Kanci, Batang-Semarang dan Tol Semarang Seksi ABC.

Selain itu, diskon hanya diberlakukan untuk pengguna uang elektronik.   

"Potongan tarif tol 20% ini berlaku untuk pengguna jalan yang menggunakan uang elektronik untuk tarif jalan tol yang dikelola oleh Jasa Marga Grup," tulis PT Jasa Marga seperti dikutip Parboaboa, Senin (1/4/2024).

Namun begitu, diskon tarif Jalan Tol ini hanya berlaku di luar jadwal mudik dan arus balik yang diprediksi oleh Jasa Marga. Karena itu, disarankan agar masyarakat melakukan perjalanan lebih awal.

"Hindari juga melakukan perjalanan di waktu favorit, seperti sehabis waktu sahur atau berbuka puasa," tulis postingan tersebut.

Hal ini dipertegas oleh Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana dalam konferensi Pers di Jakarta, Senin (1/4/2024).

Octaviana menerangkan, potongan tarif tol akan diberlakukan "di luar waktu yang diprediksi menjadi puncak arus mudik dan balik."

Kebijakan diskon Jalan Tol, kata dia, diterapkan untuk memperlancar distribusi kendaraan sekaligus menghindari penumpukan yang menyebabkan kemacetan, terutama di waktu-waktu favorit pilihan masyarakat.

Jasa marga sendiri memprediksi, puncak mudik terjadi pada Sabtu, 6 April 2024 dengan jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta sebanyak 259 ribu.

Jumlah ini naik 0,03 persen dari mudik lebaran 2023 dan meningkat 66,8 persen dari kondisi normal.

Sementara itu, prediksi arus balik, puncaknya pada 15 April 2024 dengan jumlah kendaraan yang akan kembali ke Jakarta sebanyak 300 ribu.  

Jumlah ini juga meningkat 13,2 persen saat lebaran 2023 dan meningkat menjadi 131 persen dari kondisi normal.

Sebelumnya, dalam survey yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub), potensi pergerakan masyarakat selama mudik dan arus balik lebaran 2024 mencapai angka 71,7%.

Daerah tujuan perjalanan terbanyak yaitu Jawa Tengah 31,8% (61,6 juta orang), Jawa Timur sebesar 19,4% (37,6 juta orang), dan Jawa Barat sebesar 16,6% (32,1 juta orang).

Lalu, untuk daerah asal perjalanan terbanyak, masing-masing: Jawa Timur 16,2% (31,3 juta orang), Jabodetabek 14,7% (28,43 juta orang), dan Jawa Tengah 13,5% (26,11 juta orang).

Editor: Gregorius Agung
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS