Krisdayanti saat mengikuti Rapat Paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta.

Fraksi PDIP Panggil Krisdayanti Karena Beberkan Besarnya Gaji Anggota DPR

Maraden | Politik | 17-09-2021

PARBOABOA, Jakarta – Fraksi PDIP Dewan Perwakilan Rakyat memanggil kadernya, Krisdayanti (KD) lantaran politisi sekaligus artis itu membeberkan gaji anggota DPR kepada publik. Pernyataan KD kemudian viral dan membuat publik menyudutkan DPR.

Krisdayanti diminta untuk menemui Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR Utut Adianto dan Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPR Bambang Wuryanto terkait pernyataan ihwal gaji anggota DPR.

"Ketua dan sekretaris fraksi mengundang Kridayanti untuk berdiskusi terkait pernyataannya yang viral," kata Utut kepada wartawan, Kamis, 16 September 2021.

Sebelumnya viral di media sosial penyataan Krisdayanti yang secara blak-blakan bicara tentang besarnya gaji anggota DPR. KD mengaku menerima gaji sebesar Rp 16 juta di awal bulan, lewat kanal Youtube Akbar Faisal.

Politikus yang juga diva ini juga mengaku menerima tunjangan sebesar Rp 59 juta yang diterimanya lima hari setelah mendapat gaji pokok.

Selain itu, KD menyebutkan semua anggota DPR mendapatkan dana aspirasi yang diterima lima kali setahun sebesar Rp 450 juta.

Dan ada lagi dana kunjungan daerah pemilihan atau dana reses sebesar Rp 140 juta.

Utut mengatakan pernyataan yang dibeberkan oleh KD itu benar, namun sebagai politikus, semestinya Krisdayanti tak menyampaikan pernyataan tersebut karena dinilai bisa memicu kegaduhan publik.

Utut melanjutkan, sebagai pimpinan Fraksi PDI Perjuangan dirinya menekankan agar KD tetap kritis dan menjalankan fungsi anggota Dewan sebaik-baiknya.

"Ini bukan teguran, hanya diskusi. Sebab sebagai seorang politisi dia harus menekan pernyataan yang berpotensi menimbulkan kegaduhan. Dia perlu memperbaiki komunikasi publik untuk mencegah mispersepsi," kata anggota Komisi I DPR itu.

Krisdayanti dipanggil pada pukul 11.11 WIB (Kamis 16/09). Diskusi berlangsung selama sekitar satu jam. Utut mengatakan, setelah silakukas diskusi, Krisdayanti meminta maaf lantaran telah merepotkan banyak pihak.

" Kami tidak dalam posisi menyalahkan. Mbak KD ketika diundang saja sudah minta maaf merepotkan banyak pihak," kata Utut.

Tag : politik, krisdayanti, dpr, fraksi pdip, gaji anggota dpr

Berita Terkait