Fungsi Fakta Dalam Berita (Dok. Sikalem)

Fungsi Fakta Dalam Berita adalah Sebagai Berikut

Olivia | Pendidikan | 29-04-2022

PARBOABOA – Berita adalah laporan kejadian, peristiwa atau informasi mengenai fakta terbaru dan sedang terjadi yang benar, menarik maupun penting bagi sebagian besar masyarakat.

Berita terdiri atas lima jenis teks berita yang biasa ditemui di setiap media, yakni straight news (berita langsung), depth news (berita mendalam), opinion news (berita opini), interpretative news (berita interpretatif), dan investigation news (berita investigasi).

Saat ini, berita bisa kamu dapatkan melalui siaran radio, televisi, surat kabar dan berkat kemajuan zaman saat ini, berita bisa kamu akses (dapatkan) melalui internet.

Ciri-ciri Kaidah Kebahasaan

Dikutip dari buku Teks dalam Kajian Struktur dan Kebahasaan oleh Taufiqur Rahma, terdapat beberapa ciri dan kaidah kebahasaan yang wajib digunakan dalam teks berita. Berikut ciri-ciri dan kaidahnya.

1.    Menyampaikan informasi aktual dan bersifat umum
2.    Berdasarkan fakta
3.    Menggunakan bahasa baku
4.    Tetap fokus pada peristiwa yang sedang terjadi
5.    Selalu menggunakan verba pewarta yang berisi kalimat pemberitahuan informasi (memaparkan atau mengatakan)
6.    Menggunakan verba transitif
7.    Menggunakan kalimat langsung dan tidak langsung
8.    Terdapat keterangan waktu dan tempat sebuah peristiwa

Struktur Teks Berita

Selain memperhatikan kaidah kebahasaan, sebuah teks berita juga harus mengandung struktur pembuatan berita. Berikut tiga struktur dalam teks berita.

1.    Judul (Headline)

Berita tanpa judul jelas sesuatu yang aneh. Judul berfungsi sebagai kata kunci yang mewakili seluruh isi berita. Pada teks berita, judul biasa berisi peristiwa yang akan dibahas. Dengan memberikan judul yang menarik dan tidak bertele-tele, mampu mencuri perhatian para pembaca untuk membaca isi berita tersebut.

2.    Isi (Lead)

Isi berita atau lead merupakan komponen utama dalam teks berita. Berada di paragraf pertama dan harus mencakup seluruh isi berita, sekaligus menjadi penentu bagi pembaca untuk melihat isi berita berikutnya.

3.    Inti (Body)

Isi dan inti berita itu berbeda, inti merupakan bagian dari isi teks berita yang disampaikan. Dan inti berita adalah kelanjutan dari isi berita yang dibahas lebih rinci pada keseluruhan bagian teks berita.

Secara garis besar, struktur teks berita harus mengandung unsur 5W+1H (Who, What, Where, Why, When, and How).

Fungsi Fakta Dalam Berita

Seperti yang sudah disebutkan pada ciri-ciri sebelumnya, berita harus sesuai fakta yang terjadi. Fakta dalam sebuah berita dapat diartikan sebagai peristiwa yang benar-benar terjadi dan juga dapat dibuktikan kebenarannya.

Kebenaran fakta yang dimaksud harus bersifat objektif dan didukung dengan data-data (sumber) yang akurat. Jika sebuah berita tidak berdasarkan fakta, tidak akan ada pembaca yang mempercayai berita tersebut. Dan hanya akan berakhir menjadi berita gosip, kabar burung, atau hoaks.

Lalu, apa saja yang termasuk kedalam fungsi fakta dalam berita? Yuk, simak informasi berkut ini.

1. Informasi yang Diberikan Valid dan Akurat

Pertama, fungsi fakta dalam berita adalah untuk memberikan informasi yang valid dan akurat, tidak boleh ditambahi atau bahkan dikurangi, serta harus disampaikan secara apa adanya.

Untuk menghindari berita-berita hoaks, seorang jurnalis atau wartawan wajib mencari fakta-fakta terkait topik yang ingin diangkat dan juga harus mencantumkan fakta dan data yang diperoleh. Sehingga informasi yang sampai ke masyarakat dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

2. Membangun Kepercayaan Pembaca

Masyarakat adalah tim penilai yang kritis. Jika berita yang dimuat berdasarkan fakta, serta memiliki banyak data yang akurat dan valid dapat dengan mudah dipercaya masyarakat. Hal yang sebaliknya dapat terjadi, apabila berita tidak memuat fakta yang akurat.

3. Menyampaikan Berita secara Utuh dan Menyeluruh

Fungsi fakta dalam berita berikutnya yaitu harus menyampaikan berita yang utuh, tidak dipenggal-penggal dan harus mengandung unsur 5W+1H, seperti yang sudah disebutkan sebelumnya.

Unsur tersebut hanya dijadikan sebagai pedoman, tidak selamanya harus dimulai dari unsur what (apa) ataupun diakhiri how (bagaimana).

4. Berita yang Tidak Memihak

Jurnalis atau wartawan harus bisa menyampaikan berita yang objektif, tidak memihak orang atau kelompok apapun. Dengan demikian, pembaca menjadi yakin bahwa berita yang disajikan benar-benar berdasarkan kebenaran.

Itulah informasi seputar teks berita serta fungsi fakta dalam berita yang wajib dipahami seluruh wartawan atau jurnalistik. Semoga bermanfaat dan temukan juga informasi lainnya terkait dunia jurnalistik di Parboaboa.

Tag : #Fungsi Fakta Dalam Berita    #jurnalis    #pendidikan    #wartawan    #teks berita    #unsur berita   

Baca Juga