Pengertian, Jenis, dan Contoh Gerakan Manipulatif

Pengertian gerak manipulatif (Foto: Parboaboa/Wulandharahap)

PARBOABOA – Manusia harus bergerak agar sel-sel dan sendi di dalam tubuhnya tidak terlalu kaku serta terus berfungsi dengan semestinya. Gerakan-gerakan yang dilakukan sesorang sesederhana apapun tetap berarti untuk menjaga kesehatan tubuh. Dalam melakukan gerak, beberapa gerakan memang sudah diatur, tetapi beberapa gerakan lainnya terjadi secara spontan.

Gerak dasar manusia diklasifikasikan menjadi tiga, yakni gerak lokomotor, gerak nonlokomotor, dan gerak manipulatif. Gerak lokomotor menjadi salah satu gerakan yang penting bagi transportasi manusia. Keterampilan tersebut dikenal sebagai keterampilan yang menggerakkan individu dalam suatu ruang atau dari satu tempat ke tempat lain.

Sedangkan gerak nonlokomotor disebut juga dengan keterampilan stabilitas. Gerakan nonlokomotor merupakan gerakan yang dilakukan dengan menimalisasi atau tanpa bergerak dari tempatnya atau landasan. Adapun gerak manipulatif adalah kemampuan gerak yang dilakukan oleh seseorang dengan menggunakan objek atau alat.

Di artikel kali ini kita akan memaparkan lebih lanjut tentang gerak manipulative yang sudah dirangkum Parboaboa. Berikut penjelasan lebih rinci tentang gerakan, jenis, dan contoh gerak manipulatif.

Pengertian Gerak Manipulatif

Manipulatif memiliki kata dasar berupa “manipulasi”. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), manipulasi dimaknai sebagai tindakan untuk mengerjakan sesuatu dengan tangan atau alat-alat mekanis secara terampil, upaya kelompok, atau perseorangan untuk memengaruhi perilaku, sikap, dan pendapat orang lain tanpa orang itu menyadarinya.

Lantas, apa yang dimaksud dengan gerak manipulatif? Gerak manipulatif adalah kemampuan gerak sesorang yang dilakukan dengan menggunakan objek atau alat. Gerak manipulatif menjadi salah satu keterampilan gerak kompleks yang dilakukan anak ketika dalam masa perkembangan.

Gerak ini berkaitan dengan benda di luar diri manusia yang harus dimanipulasi sedemikian rupa sehingga terbentuk suatu keterampilan. Berikut beberapa pengertian gerak manipulatif menurut beberapa ahli:

  • Menurut Sujiono, gerak manipulative adalah aktivitas yang dilakukan tubuh dengan bantuan alat.
  • Menurut Pramono, manipulatif adalah gerak memainkan benda atau alat tertentu, seperti bola, raket, atau kayu pemukul.
  • Menurut Hidayat, gerak manipulatif merupakan gerak yang dikembangkan ketika anak tengah menguasai bermacam objek.
  • Menurut Suyantini, manipulatif adalah gerakan yang memerlukan koordinasi dengan ruang dan benda yang ada di sekitarnya atau aktivitas yang dilakukan tubuh dengan bantuan alat.
  • Menurut Syarifuddin dan Muhadi, gerakan manipulatif merupakan salah satu domain dari gerak dasar fundamental, di samping gerak dasar lokomotor dan non lokomotor.

Gerak manipulatif memberikan peran yang berarti dalam pembelajaran pendidikan jasmani. Khususnya pada cabang olahraga yang mengharuskan untuk melakukan sesuatu bentuk gerakan dari anggota badan secara lebih terampil.  Misalnya sepak bola, bola voli, basket, kasti, dan sebagainya.

Keahlian gerak manipulatif diklasifikasikan menjadi tiga kelompok sebagai berikut.

  • Menjauhkan obyek: melontarkan, memukul, menendang.
  • Menaikkan kemampuan: menangkap, mengumpulkan, mengambil.
  • Bergerak bersama: bawa, memantul- mantulkan (dribbling).

Sementara itu, hasil gerak manipulatif bisa dilihat dengan berbagai cara sebagai berikut:

  • Mengamati langsung penampilan anak ketika melakukan keterampilan tersebut dan rangkaiannya.
  • Kemajuan anak dalam gerak hanya dapat dilihat melalui pengamatan yang berkelanjutan.
  • Penilaian terhadap kemampuan psikomotorik anak dilakukan dengan tes penampilan atau peraga.
  • Meliputi pengamatan terhadap gerak awalan, gerakan utama, serta gerak akhir dari keterampilan yang dinilai.

Jenis Gerak Manipulatif

Gerak manipulatif memiliki beragam variasi gerakan. Berikut jenis-jenis gerakan manipulatif yang wajib kamu ketahui.

1. Memukul

Dalam KBBI, memukul memiliki arti sebagai mengenakan suatu benda yang keras atau berat dengan kekuatan (untuk mengetuk, memalu, meninju, menoko, menempa, dan sebagainya) menyerang, menempuh, mengalahkan, mengambil (mendapat) untung dengan jumlah yang berlebihan, memakan atau membunuh (dalam permainan catur).

Gerakan memukul dapat dilakukan dengan satu atau dua tangan. Bahkan, gerakan ini bisa juga dilakukan dengan alat.

2. Melempar

Melempar berasal dari kata “lempar”. Dalam KBBI, melempar dimaknai sebagai membuang jauh, jauh, melontari (dengan). Gerakan ini bisa dipraktikkan dengan melemparkan suatu objek dengan satu atau dua tangan.

3. Menggiring

Menggiring terbentuk dari kata dasar “giring”. Menggiring dalam KBBI dimaknai sebagai menghalau binatang ke suatu tempat, mengantarkan (membawa) penjahat dan sebagainya ke suatu tempat, membawa lari bola dengan kaki.

Gerakan menggiring membutuhkan konsentrasi yang tinggi. Hal ini disebabkan karena fungsinya, yakni untuk memindahkan benda baik dari kaki ataupun tangan.

4. Menendang

Menendang berasal dari kata dasar “tending”. Dalam KBBI, menendang diartikan sebagai menyepak, mendepak (dengan kaki), mengusir, memecat, mengeluarkan (dari kantor, perusahaan, organisasi, dan sebagainya), mendesak (mendorong) kuat-kuat.

Ketika melakukan gerakan ini, dibutuhkan koordinasi yang baik antara mata dengan kaki. Jika koordinasi berjalan dengan baik maka akan memberikan pengaruh terhadap titik tuju atau arah tembakan.

5. Menangkap

Menangkap dalam KBBI dimaknai sebagai memagang (sesuatu yang bergerak cepat, lepas, dan sebagainya), memegang (binatang, pencuri, penjahat, dan sebagainya) dengan tangan atau alat, menerkam, menadah (menyambut, menampung), barang yang dilemparkan, mendapati (orang berbuat jahat, kesalahan, rahasia, dan sebagainya), menerima (suara, siaran radio, dan sebagainya), dapat memahami (mengetahui dan sebagainya), mencerap, menerima (dengan pancaindra), makan atau mengena (tentang pancing dan sebagainya).

Menangkap menjadi salah satu jenis gerak manipulatif. Gerakan manipulatif biasanya dilakukan dengan menggunakan satu atau dua tangan. Fungsinya cukup sederhana, yakni menangkap suatu objek.

Contoh Gerak Manipulatif

Berikut ini beberapa contoh gerak manipulatif dalam berbagai cabang olahraga:

1. Contoh Gerak Manipulatif dalam Cabang Olahraga Sepak Bola

Sepak bola merupakan suatu cabang olahraga yang menggunakan sebuah bola berbahan kulit atau karet yang dimainkan oleh dua tim dengan masing-masing tim beranggotakan 11 pemain inti dan beberapa pemain pengganti. Beberapa ahli juga berpendapat bahwa sepak bola merupakan suatu permainan yang dilakukan dengan menendang bola yang tujuannya untuk memasukkan bola ke gawang lawan.

Menurut, Agus Salim, sepak bola merupakan cabang olahraga yang memainkan bola menggunakan kaki dengan tujuan untuk memasukkan bola tersebut sebanyak mungkin ke gawang lawan sesuai dengan ketentuan yang telah ada sebelumnya, baik itu oleh asosiasi sepak bola atau pihak lain yang berwenang.

Sementara itu, menurut Soekatamsi, sepak bola merupakan suatu permainan beregu yang diperlombakan dimana masing-masing regu terdiri dari 11 pemain termasuk penjaga gawang. Adapun teknik dasar dari permainan sepak bola adalah menendang bola, menghentikan bola, menggiring bola, menyundul bola, mengoper bola, merebut bola, dan menangkap bola.

Adapun, aturan dasar sepak bola yang perlu diketahui adalah jumlah pemain sepak bola sebanyak 11 pemain yang mana ditempatkan dalam posisi yang berbeda. 1 sebagai penjaga gawang, 4 sebagai pemain bertahan, 2-5 sebagai pemain tengah, dan 1-3 sebagai penyerang. Sementara itu, durasi waktu pertandingan sepak bola adalah 2 x 45 menit sebanyak dua babak.

Tidak hanya jumlah pemain dan durasi waktu permainan yang diatur jumlahnya. Soal lapangan pun memiliki aturan, melansir dari laman Maxmanroe.com, berikut standar lapangan sepak bola.

  • Panjang 100 – 110 meter.
  • Lebar 64 – 75 meter.
  • Lebar gawang 7,32 meter.
  • Tinggi gawang 2,44 meter.
  • Jari-jari lingkaran tengah: 9,15 meter.
  • Daerah penalti: 40,39 x 16,5 meter.
  • Daerah gawang: 18,35 x 5,5 meter.
  • Diameter bola: 21 – 22,5 sentimeter.
  • Keliling lingkaran bola: 68 – 71 sentimeter.
  • Berat bola: 410 – 450 gram.

Dalam cabang olahraga sepak bola terdapat beberapa gerak manipulatif yang dilakukan di antaranya menendang bola, menghentikan atau mengontrol bola, menggiring bola, menyundul bola, dan menangkap bola.

2. Contoh Gerak Manipulatif dalam Cabang Olahraga Bola Voli

Menurut Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI), permainan bola voli merupakan olahraga yang dimainkan oleh dua tim yang dipisahkan oleh net. Permainan bola voli dimainkan oleh dua tim atau regu secara berlawanan dengan jumlah masing-masing regu berjumlah enam orang.

Kedua tim harus melewatkan bola di atas net agar jatuh ke area lawan. Selama permainan berlangsung, kedua tim diberikan kesempatan memantulkan bola sebanyak tiga kali untuk mengembalikan bola.

Dalam cabang olahraga bola voli terdapat beberapa gerak manipulatif di antaranya melemparkan bola, mengumpan (passing) bola, dan memukul atau smes bola.

3. Contoh Gerak Manipulatif dalam Cabang Olahraga Bola Basket

bola basket dimaknai sebagai olahraga bola berkelompok yang terdiri dari dua tim yang masing-masing beranggotakan lima orang. Keduanya, saling bertanding mencetak poin dengan memasukkan bola ke dalam keranjang lawan.

Permainan ini dapat dilakukan di lapangan terbuka ataupun tertutup. Adapun, standar peraturan internasional permainan bola basket adalah empat babak dengan setiap babaknya adalah 10 menit (4 x 10 menit). Setiap jeda dalam permainan diberikan waktu selama 10 menit.

Berikut peraturan dalam permainan bola basket:

  1. Pemain ini dapat melemparkan bola dari segala arah, di mana menggunakan satu di antara atau kedua tangan.
  2. Pemain tidak bola berlari sambil memegang bola. Bola harus dilemparkan di titik pemain yang menerima bola.
  3. Bola harus dipegang, baik di dalam atau di antara telapak tangan.
  4. Pemain tidak diperbolehkan menjegal pemain lawan dengan cara apa pun. Tindakan menjegal lawan dapat dikenai sanksi pelanggaran yang berat.
  5. Jika salah seorang pemain melakukan kesalahan tiga kali berturut-turut, maka kesalahan tersebut akan dihitung poin untuk lawan.
  6. Poin ini akan diperoleh jika bola yang dilemparkan masuk ke keranjang.
  7. Jika bola akan terlempar keluar dari arena pertandingan, maka yang berhak memainkannya pertama kali merupakan seorang pemain pertama yang menyentuhnya.
  8. Waktu pertandingan ialah empat kuarter, yang masing-masing berdurasi 10 menit.
  9. Tim yang berhasil memasukkan bola ke ring dengan jumlah poin terbanyak itulah yang dinyatakan sebagai pemenang

Adapun, ukuran lapangan basket sebagai berikut.

  • Panjang: 28 meter
  • Lebar: 15 meter
  • Diameter lingkaran tengah: 3,6 meter
  • Jarak garis tiga poin ke ring: 6,75 meter
  • Jarak garis busur ring basket: 1,25 meter

Sementara itu, ukuran ring dan tiang dari permainan basket sebagai berikut.

  • Tinggi ring: 3,05 meter
  • Diameter ring: 45cm
  • Jarak tiang ring ke endline: 1 meter
  • Panjang papan pantul: 1,8×1,05 meter
  • Ukuran kotak tengah papan pantul: 59x45cm
  • Jarak papan pantul ke endline: 1,2 meter

Dalam cabang olahraga bola basket memiliki beberapa gerak manipulatif di antaranya mengumpan bola, menangkap bola, menembak (shoot) bola, dan menggiring bola.

4. Contoh Gerak Manipulatif dalam Cabang Olahraga Bulu Tangkis

Bulu tangkis merupakan salah satu cabang olahraga yang dapat dilakukan di luar atau dalam lapangan. Lapangan untuk bermain bulu tangkis dibagi menjadi dua bagian dan dipisahkan oleh net atau jaring. Ia dimainkan dengan menggunakan raket sebagai alat pemukul dan penangkis shuttlecock.

Dalam cabang olahraga bulu tangkis terdapat beberapa gerak manipulatif di antaranya memukul shuttlecock dengan raket, mengayunkan raket, dan menahan serangan lawan dengan raket.

Nah, itulah ulasan lengkap mengenai pengertian, jenis, dan contoh gerakan manipulatif. Semoga artikel kali ini bisa bermanfaat dan menambah wawasan kita semua ya.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS