Khoiry Nuria Widyaningrum berrsama keluarga menyambut Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim yang berkunjung kerumahnya di Sleman, Yogyakrta.

Dikiranya Prank, Ibu Guru di Sleman Tak Nyangka Nadiem Makarim Mau Menginap di Rumahnya

Maraden | Pendidikan | 16-09-2021

PARBOABOA, Yogyakarta – Khoiry Nuria Widyaningrum (36) tak menyangka Nadiem Makarim mau berkunjung dan menginap dirumahnya.

Khoiry Nuria Widyaningrum yang sering disapa Nury merupakan seorang guru sekolah dasar (SD) Negeri Jetisharjo, Sleman, Yogyakarta. Dia benar-benar tak menyakngka akan menerrima tamu seorang Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim.

Nadiem berkunjung ke rumahnya di Plaosan RT 07 RW 18 Tlogoadi, Mlati, Sleman. Tak hanya berkunjung, Nadiem Makarim bahkan bersedia bermalam di rumah Khoiry Nuria Widyaningrum.

 "Awalnya enggak terduga banget, mendadak dan saya itu merasa seperrti prank gitu ya. Saya enggak nyangka kalau yang datang itu menteri, dan menginap lagi," ujar Nury saat ditemui, Rabu (15/9/2021).

Khoiry menceritakan, awalnya dia dihubungi seseorang dari Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK). Orang itu mengatakan sebagai panitia program penyelenggara program guru penggerak yang kan melakukan survey.

Saat dihubungi tersebut, Nury yang juga seorang guru diminta menyampaikan alamat rumahnya. Nuri juga diminta kenjelaskan kondisi lingkungan sekitar rumahya, mempunyai anak berapa, dan aktif mengikuti kegiatan apa saja.

"Katanya mau dilakukan survei karena dalam waktu dekat ada tim pengembang kurikulum PGP (Pendidikan Guru Penggerak). Katanya ada yang mau datang dari kementerian dan ingin menginap di salah satu kediman guru penggerak," ungkapnya.

Mendengar itu, Nuri merasa heran karena baru kali ini dia mengetahui ada dari kementerian akan menginap di rumah seorang guru.

Sorenya, protokoler yang mendengar hasil survei kemudian berkunjung ke rumah Nuri yang tidak jauh. Kemudian dari PPPPTK Matematika datang membawa tim kebersihan, kemudian membersihkan rumah dan menyemprot disinfektan.

Lalu pada malam sekitar pukul 20.30 WIB ada dua mobil datang. Mereka yang di dalam mobil turun dan mengucapkan salam kepada semua penghuni rumah.

"Surprise banget, saya tidak berpikir sekelas menteri mau tidur di rumah saya," tutur Nuri.

Orang tersebut mengenakan sepatu pantofel, celana jins, dan kaus. Nuri masih tidak percaya sebelum akhirnya Pak Nadiem membuka masker. Saat di depan rumah, Nadiem Makarim sempat kembali bertanya kepadanya apakah diperbolehkan untuk menginap.

Nuri, suami, mertua, dan Nadiem Makarim kemudian berbincang santai di ruang tamu. Perbincangan secara santai dan kekeluargaan tersebut berlangsung hingga sekitar pukul 22.00 WIB.

Nuri mengaku telah menyiapkan kamar yang dulu digunakan oleh adiknya untuk tidur Nadiem Makarim. Kamar tersebut posisinya tidak jauh dari ruang tamu.

Di kamar tersebut terdapat AC. Selain itu, ada satu tempat tidur dan satu lemari. Di kamar tersebut terdapat satu jendela kaca. Disediakan pula selimut, bantal dan handuk, sajadah, dan air mineral.

"Satu jam lebihlah ya kita ngobrol. Setelah itu tidur. Beliau tidur di kamar adik saya, ya seadanya kondisinya kayak gini," ucap Nuri.

Tag : #pendidikan    #nadiem maksim    #mendikbud ristek    #nadiem menginap di rumah guru    #sleman yogyakarta   

Baca Juga