YouTuber Jerman, MegaLag saat menerima surat dari Apple

Ini Balasan Apple Saat YouTuber Jerman Kirim AirTag ke Tim Cook

admin | Teknologi | 27-07-2021

Seorang konten kreator baru saja melakukan sebuah eksperimen dengan mengirim alat pelacak buatan Apple yaitu AirTag.

Diketahui YouTuber asal Jerman dengan Channel MegaLag itu dengan sengaja mengirim AirTag ke kantor Apple yang bermarkas di wilayah Cupertino, California, Amerika Serikat.

Menurut informasi, hal itu dilakukannya dengan tujuan untuk diterima oleh Tim Cook, selaku CEO Apple.

Dalam keterangan yang disebutkan oleh pemilik channel MegaLag dalam vidionya itu, ia mengaku bahwa mengirimkan AirTag ke beberapa lokasi selain Apple Park, yaitu SpaceX untuk Elon Musik dan Korea Utara.

Tidak disebutkan apakah AirTag ini sampai ke tangan Cook atau tidak. Yang jelas aksesori ini, menurut pelacakan di aplikasi Find My, sempat menetap di Apple Park selama kurang lebih enam minggu.

Setelah itu, AirTag tersebut dikirim kembali ke rumah MegaLag bersama dengan sebuah surat yang dicetak dalam secarik kertas khusus yang keempat ujungnya membulat (rounded).

Bukan dari Cook, surat itu berasal dari asisten Cook di Apple Park bernama Michael. Menurutnya, Cook tidak bisa merespon kiriman Air Tag MegaLag secara pribadi karena ia juga menerima ratusan surat dari para konsumennya.

ďTerima kasih telah berbagi tentang proyek Anda untuk Apple AirTags. Kami senang mendengar tentang penggunaan kreatif untuk AirTags dan bagaimana mereka dapat meningkatkan kehidupan pelanggan kami," bunyi surat itu.

"Tim Cook tidak bisa merespons setiap surat yang ia terima. Tetapi, kami harap Anda mendapatkan keseruan dari eksperimen AirTag ini, yang kembali ke tangan Anda setelah dikirimkan ke berbagai belahan dunia," kata Michael

Kendati tidak diterima Cook, menarik melihat Apple yang mengembalikan AirTag ke pemiliknya bersama dengan sebuah surat, meski aksesori tersebut merupakan satu dari ratusan tumpukan kiriman yang menyerbu Apple Park.

Hal ini berbeda dengan dua AirTag MegaLag lainnya yang dikirimkan ke CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musik di kantor SpaceX yang berlokasi di Hawthrone, California, AS, serta Kedutaan Besar Jerman di Korea Utara.

Meski sempat mentap di markas SpaceX sekitar dua minggu, aksesori itu tampaknya dihancurkan dan didaur ulang disana, alias tidak kembali ke tangan MegaLag.

Sementara AirTag yang dikirimkan ke Korea Utara tidak pernah sampai ke tujuan dan ternyata dialihkan ke Korea Selatan. Mengingat disana fitur AirTag memang tidak berfungsi karena regulasi pemerintah setempat, sehingga bisa dinyatakan hilang.


Tag : #teknologi   

Baca Juga