Jakarta Barat Targetkan Periksa 6.200 Warga soal Tuberkulosis

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat mengadakan skrining tuberkulosis (TB) di Kantor Kelurahan Kenari, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Jumat (09/12/2022). (Foto: Antara/HO-Pemerintah Kota Jakarta Pusat)

PARBOABOA, Jakarta – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat menargetkan lakukan pemeriksaan tuberkulosis terhadap 6.200 warga pada awal tahun 2023 ini di seluruh kecamatan.

“Kita targetkan 6.200 orang, bisa kita periksa di Jakarta Barat. Dua minggu harus selesai,” kata Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Erizon Safari dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (11/01/2023).

Ia menjelaskan, program pemeriksaan yang tengah dilaksanakan ini bertujuan untuk mendeteksi dan mengontrol penyakit tuberkulosis. Sebab, selama pandemi 2022, angka temuan kasus tuberkulosis di Jakarta Barat jauh dari perkiraan karena seharusnya angka temuan kasus tuberkulosis selama 2022 mencapai 9.500 kasus.

“Karena COVID-19 kemarin, masyarakat masih takut datang ke klinik, hingga orang yang biasanya ada keluhan tuberkulosis dan berobat itu, jadi tidak datang ke puskesmas,” ujar Erizon.

Oleh karena itu, Erizon beserta jajarannya mengerahkan dua mobil rontgen yang akan berkeliling ke dua kecamatan setiap hari untuk memeriksa warga yang bergejala tuberkulosis. Dia juga mengerahkan kader puskesmas di berbagai wilayah untuk mengajak warga yang memiliki riwayat ataupun pernah berkontak dengan pasien tuberkulosis agar berobat ke puskesmas.

“Datang saja ke gerai yang sudah ditentukan dan pemeriksaan dipastikan gratis,” tuturnya.

Tambahan informasi, Jakarta Barat miliki delapan kecamatan, yakni Cengkareng, Grogol Petamburan, Taman Sari, Tambora, Kebon Jeruk, Kalideres, Palmerah dan Kembangan. Kemudian, untuk jadwal pemeriksaan dapat dilihat di akun Instagram resmi milik Suku Dinas Kesehatan @sudinkesjakbar

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS