Ahmad Saroni ke Pemprov DKI: Jangan Buat Rakyat jadi Bahan Uji Coba Seenaknya

Anggota DPR RI Ahmad Sahroni mengkritisi rekayasa lalu lintas di persimpangan dekat Pasar Santa, Jakarta Selatan yang menyebabkan kemacetan parah. (Foto: Instagram/@ ahmadsahroni88)

PARBOABOA, Jakarta - Anggota DPR RI, Ahmad Sahroni, meminta Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, tidak menggunakan masyarakat sebagai objek percobaan dalam membuat kebijakan.

Kritik menyentil yang disampaikan Sahroni ini terkait dengan penutupan akses putar balik (u turn), penghapusan jalur sepeda dan pejalan kaki di Jalan Pasar Santa, Jakarta Selatan.

"Rancangan kebijakannya dikaji sampai matang dulu agar proyeksinya terlihat jelas. Jangan buat rakyat jadi bahan uji coba seenaknya seperti ini,” katanya sebagaimana dikutip Parboaboa dari laman Parlementaria, Rabu (19/04/2023).

Menurut Wakil Ketua Komisi III DPR RI itu, rekayasa lalu lintas yang dilakukan di Jalan Pasar Santa itu jelas merugikan hak pejalan kaki dan pengendara sepeda, dan terkesan lebih memprioritaskan pengendara motor dan mobil.

Namun pada pratiknya di lapangan, kebijakan tersebut justru menyebabkan ribuan kendaraan bermotor terjebak macet hingga berjam-jam.

“Ada ribuan mobil dan motor yang terjebak berjam-jam di area Santa dan sekitarnya akibat rekayasa baru ini," paparnya.

Untuk itu, Sahroni meminta Heru Budi Hartono agar melihat hasil pekerjaannya kembali secara langsung.

Namun apabila tak sempat, Sahorno menyarankan Heru membuka Twitter untuk melihat jerita hati para pengguna jalan yang terdampak kebijakan Pemprov DKI itu.

“Silahkan bapak lihat jeritan para pengguna jalan dari (Twitter) situ. Sebab luar biasa pak, baru (kali) ini Jakarta macet bukan karena hujan lebat atau banjir,” tutupnya.

Editor: Rini
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS