Kak Seto: Dari 7 Presiden Cuma Bung karno yang tidak Manggil saya dengan Kak

Kak seto saat menjadi narasumber acara youtube Vindes.

PARBOABOA – Psikolog dan pemerhati anak sekaligus pendiri Lembaga Perlindungan Anak Indonesia, Seto Mulyadi atau sering dipanggil Kak Seto menceritakan seluk beluk kehidupannya mulai remaja hingga sekarang ini.

Kak seto mengatakan dirinya yang besar di Jawa Timur pernah menjadi gelandangan alias gembel saat awal-awal merantau ke Jakarta. Kemudian Kak Seto menjadi pembantu rumah tangga dan harus tidur di bekas kandang ayam.

Kak Seto kemudian menggeluti dunia anak berawal dirinya menwarkan diri menjadi asisten Pak Kasur, seorang pemilik sanggar anak-anak di Jakarta. Dia menemani Pak Kasur hingga tiada. Pak kasur juga yang meminta Kak Seto untuk meneruskan perjuangannya mendidik dan membina anak-anak di seluruh Indonesia.

Saat diundang di channel youtuber Vincent dan Desta, Kak Seto pun berbagi cerita soal peran orang tua yang baik dalam mendidik anaknya dari usia dini hingga remaja. Menurut Kak Seto, orangtua perlu memberikan hak bicara pada anak-anak untuk memberikan pendapatnya. Perlu adanya musyawarah keluarga yang menampung aspirasi semua anggota keluarga termasuk anak-anak. Sebab, kata kak Seto, suara anak adalah suara malaikat.

“Perlu ada MPR atau majelis permusyawaratan rumah, di situ semua anggota keluarga bisa memberikan pendapatnya, termasuk anak-anak juga,” kata kak Seto dalam tayangan video youtube yang dikutip Selasa, 19 oktober 2021.

Hal unik diungkapkan kak Seto ialah saat dia dipanggil ke Istana Presiden terkait kapasitasnya sebagai pemerhati anak. Presiden Joko Widodo juga memanggil dirinya dengan sapaan ‘kak’.

“Dari tujuh presiden di Indonesia, suma satu yang tidak memanggil 'Kak' yaitu Bung Karno. Saya bertemu beliau saat saya berumur 7 tahun," ucap Kak Seto yang disambut tawa Vincent dan Desta.

Menurut Kak Seto, sapaan ‘kak’ pada dirinya sudah melekat sejak lama, itu karena dirinya selalu disapa oleh anak-anak dengan sebutan ‘Kakak’. Sapaan itu kemudian digunakan orang-orang untuk memanggil dirinya.

“Dari mulai Pak Harto, kemudian Pak Habibie, Gusdur, Ibu Mega, Pak SBY juga Pak Jokowi semuanya manggil 'Kak' . Bahkan mertua saya juga panggil 'Kak'," kata Kak Seto.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS