Kenali 5 Kalajengking Terbesar di Dunia, Berbahaya atau Tidak?

Kalajengking terbesar di dunia (sijori.id)

PARBOABOA - Kalajengking mudah dikenali karena bentuknya yang khas dengan penjepit di depan dan ekor melengkung serta penyengat di belakang. Hewan ini masuk ke dalam kelompok kelas arachnida karena memiliki delapan kaki.

Terdapat sekitar 2.000 spesies kalajengking yang dapat ditemukan di berbagai tempat di seluruh dunia, kecuali Antartika.

Kebanyakan kalajengking memiliki ukuran yang cukup kecil, yaitu sekitar 6 cm. Akan tetapi, ada beberapa spesies yang memiliki ukuran tubuh jauh di atas rata-rata. Kali ini, kita akan membahas apa saja spesies kalajengking terbesar di dunia. yuk langsung scroll down!

1. Giant Forest Scorpion

Giant forest scorpion adalah spesies kalajengking yang memiliki ukuran jauh lebih besar daripada kalajengking pada umumnya. Mereka memiliki panjang rata-rata antara 11 hingga 13 cm, tetapi ada juga yang dapat tumbuh mencapai 23 cm.

Selain itu, mereka juga memiliki capit pengatur makanan yang besar dan ekor dengan penyengat berbisa di ujungnya. Giant forest scorpion memiliki kerangka luar berwarna hitam dan bersinar terang di bawah sinar ultraviolet.

Namun, mereka memiliki penglihatan yang buruk. Untuk berburu, mereka menggunakan indera peraba berupa rambut yang ditemukan di seluruh tubuh untuk mendeteksi getaran melalui tanah atau udara.

Dijelaskan laman Happy Hollow Park & Zoo, hewan ini bersifat nokturnal atau aktif berburu di malam hari. Mereka hidup secara mandiri dan umumnya hanya berkumpul bersama untuk kawin.

Mereka menghabiskan sebagian besar waktu di liang bawah tanah yang mereka gali. Saat merasa terancam, kalajengking akan menggunakan cakar terbuka dan ekor melengkung untuk menghadapinya.

2. Rock Scorpion

Rock scorpion memiliki panjang 21 cm dan menjadi salah satu kalajengking terbesar di dunia, dikutip laman A-Z Animals. Kalajengking ini bisa ditemukan di Afrika Selatan dan hidup di bebatuan.

Kalajengking ini memiliki tubuh datar yang memungkinkannya masuk ke sela-sela bebatuan. Rock scorpion memiliki tubuh berwarna coklat tua dengan punggung yang lebih terang dan ekor yang jauh lebih tipis daripada kalajengking lain. Meskipun memiliki ukuran yang masif, racun kalajengking ini relatif lemah dan hanya terasa seperti sengatan lebah.

3. Emperor Scorpion

Dijelaskan dalam laman Oregon Zoo, emperor scorpion hidup di hutan hujan Afrika Barat. Ini adalah salah satu kalajengking terbesar di dunia dengan panjang 25 hingga 30,5 cm. Hewan ini dapat hidup hingga berusia 8 tahun.

Emperor scorpion adalah hewan nokturnal dan menggunakan rambut sensorik di tubuh untuk berburu karena mereka memiliki penglihatan yang buruk. Emperor scorpion dewasa memakan serangga yang hidup di tanah dan hewan kecil, sementara kalajengking muda memakan lalat buah dan jangkrik kecil.

Baca juga: 5 Kepiting Terbesar di Dunia yang Pernah Ditangkap, Bobotnya Hingga 40 Kg!

4. Giant Hairy Scorpion

Sama seperti namanya, giant hairy scorpion berukuran besar dan memiliki banyak rambut sensorik yang membantu mendeteksi mangsa. Kalajengking ini memiliki ukuran antara 10 hingga 18 cm, menjadikannya kalajengking terbesar di wilayah Amerika Utara.

Mereka memiliki tubuh berwarna gelap, sedangkan kaki, cakar, dan ekor berwarna kuning kusam. Dijelaskan laman Truckee Meadows Parks Foundation, cakarnya yang besar digunakan untuk menangkap dan menghancurkan mangsa, dan ekornya digunakan untuk menyengat jika perlu.

Kalajengking ini memiliki pola makan yang bervariasi dan memangsa organisme berukuran serupa, seperti kadal, serangga, dan terkadang mamalia kecil. Predator mereka adalah vertebrata yang lebih besar, seperti burung hantu dan kadal besar, dan terkadang oleh spesies kalajengking lain yang bersaing hairy scorpion.

5. Malaysian forest scorpion

Malaysian forest scorpion adalah spesies kalajengking hitam besar yang memiliki penampilan sangat mirip dengan emperor scorpion. Malaysian forest scorpion termasuk salah satu kalajengking terbesar dengan panjang rata-rata sekitar 16 cm.

Diterangkan dalam laman Animal-World, kalajengking ini ditemukan dalam jangkauan luas di Asia Tenggara, khususnya Malaysia dan sebagian besar Thailand. Mereka mencapai kematangan seksual di usia 4 tahun dan memiliki rentang hidup rata-rata sekitar 7 hingga 8 tahun.

Jika tanpa sengaja bertemu dengan para kalajengking ini, kamu mungkin akan dibuat kaget. Namun, mereka sebenarnya tidak akan menyengat kecuali merasa terancam. Jadi, jika kamu bertemu kalajengking di alam liar, yang terbaik adalah segera meninggalkannya. Di sisi lain, jika kamu menemukannya di rumah, yang terbaik adalah membasminya.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS