12 Komponen Karburator Motor Lengkap dengan Fungsi dan Cara Kerjanya

Karburator Motor (Foto: Pixabay/rosswlkr)

PARBOABOA – Setiap bagian pada sebuah kendaraan bermotor memiliki komponen-komponen yang ada di dalamnya, termasuk karburator pada motor.

Dilansir dari buku Mencari & Memperbaiki Kerusakan Sepeda Motor 4 – TAK oleh Toto Suwarto, karburator adalah sebuah komponen pada mesin bensin yang berfungsi dalam mengatur jumlah bahan bakar (bensin) dan udara yang masuk ke dalam silinder pembakaran pada sepeda motor. Ini dilakukan dengan proporsi yang tepat, yang disesuaikan dengan kecepatan sepeda motor.

Prinsip dasar karburator adalah mengubah bensin menjadi gas karena tekanan rendah saat piston turun selama langkah hisap.

Ketika mesin menyala dan throttle ditarik, udara masuk melalui lubang throttle. Sementara itu, saluran bahan bakar terbuka oleh spuyer. Saat piston bergerak turun, campuran udara dan bahan bakar berubah menjadi kabut yang masuk ke dalam silinder.

Karburator memiliki komponen yang disebut katup gas yang terhubung dengan tuas gas untuk mengatur kecepatan mesin. Selain itu, komponen penting ini juga harus dapat memberikan bahan bakar dengan perbandingan yang ideal pada berbagai kecepatan mesin.

Karena itu, meskipun karburator pada motor memiliki ukuran yang kecil, namun terdapat banyak komponen penting di dalamnya.

Secara keseluruhan, struktur karburator motor lebih sederhana dibandingkan dengan mobil. Ini dikarenakan motor tidak memerlukan performa mesin yang sekompleks mobil.

Meskipun komponen penting yang satu ini telah banyak digantikan oleh sistem injeksi bahan bakar yang lebih canggih, pemahaman tentang karburator tetap relevan karena banyak motor klasik dan beberapa model tertentu masih menggunakan teknologi ini.

Berikut ini, Parboaboa telah merangkum komponen-komponen karburator motor dan fungsinya masing-masing.

1. Venturi

Komponen karburator venturi (Foto: Pixabay/Ralphs_Fotos)

Venturi adalah saluran sempit dalam karburator yang menciptakan perbedaan tekanan. Udara yang melewati Venturi mengalami peningkatan kecepatan dan penurunan tekanan, yang memungkinkan bahan bakar disedot ke dalam aliran udara untuk membentuk campuran yang mudah terbakar di mesin. Ini penting dalam mengatur proporsi campuran udara-bahan bakar untuk kinerja mesin yang baik.

2. Dudukan

Komponen dudukan (Foto: Website Lazada)

Dudukan pada fungsi karburator motor, juga dikenal sebagai intake manifold, adalah komponen yang menghubungkan teknologi ini dengan mesin.

Fungsi karburator pada komponen dudukan adalah mengarahkan campuran udara-bahan bakar ke dalam mesin untuk pembakaran. Dudukan ini penting dalam mengatur aliran campuran udara-bahan bakar ke dalam mesin sehingga mesin dapat beroperasi dengan baik.

3. Tungku

Komponen selanjutnya ada tungku, yaitu tempat di mana bahan bakar disimpan sebelum dicampur dengan udara. Di dalamnya terdapat pelampung yang mengatur tingkat bahan bakar.

Ketika bahan bakar naik, pelampung menutup aliran bahan bakar, dan ketika bahan bakar berkurang, pelampung membuka aliran untuk mengatur jumlah yang tepat. Tungku juga memiliki spuit bahan bakar dan katup udara yang membantu menciptakan campuran yang tepat sebelum masuk ke mesin.

4. Spuit

Komponen Spuit (Foto: Website Suzuki Indonesia)

Spuit adalah komponen yang mengatur jumlah bahan bakar yang masuk ke dalam aliran udara. Ukuran dan desain spuit mempengaruhi seberapa banyak bahan bakar yang dicampur dengan udara dalam campuran. Spuit ini membantu mengontrol perbandingan udara-bahan bakar yang diperlukan untuk pembakaran dalam mesin.

5. Pelampung

Komponen Pelampung (Foto: Website Bukalapak)

Berikutnya ada pelampung, yaitu bagian yang mengapung di atas bahan bakar dalam tungku. Ini mengatur aliran bahan bakar dengan menutup katup saat tinggi bahan bakar mencapai batas tertentu, dan membuka katup saat bahan bakar berkurang untuk menjaga ketinggian bahan bakar yang tepat dalam karburator. Ini penting untuk menciptakan campuran yang tepat udara-bahan bakar dalam mesin.

6. Ventilasi

Ventilasi pada teknologi yang satu ini adalah sistem yang memungkinkan udara luar masuk ke dalam karburator untuk menjaga tekanan udara yang seimbang di dalamnya.

Ini penting agar fungsi karburator motor dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan campuran udara-bahan bakar yang optimal. Ventilasi juga membantu menangani perubahan suhu dan tekanan selama pengoperasian kendaraan.

7. Choke

Komponen Choke (Foto: Website Shopee)

Choke adalah cara kerja karburator mengatur aliran udara saat mesin dingin. Ini membuat campuran udara-bahan bakar lebih kaya untuk memudahkan pengapian pada suhu rendah. Setelah mesin panas, choke bisa dikembalikan ke posisi normal untuk campuran udara-bahan bakar yang lebih seimbang.

8. Idle screw

Idle screw adalah sekrup yang dapat diatur untuk mengontrol jumlah udara yang masuk ke karburator saat mesin berjalan dalam keadaan diam atau idle. Fungsinya adalah untuk mengatur putaran mesin saat mesin dalam kondisi tidak bergerak atau berjalan pelan. Dengan mengatur aliran udara melalui idle screw, Anda dapat mengontrol putaran minimum mesin saat gas ditutup.

9. Accelerator pump

Accelerator pump adalah mekanisme yang memberikan dorongan cepat bahan bakar saat tuas gas diputar dengan tiba-tiba. Fungsinya adalah untuk mengatasi momen awal ketika gas ditarik secara tiba-tiba, yang dapat menyebabkan penurunan sementara dalam aliran bahan bakar ke mesin. Ini mencegah kekurangan bahan bakar tiba-tiba dan memastikan respons mesin yang lancar saat akselerasi.

10. Jet utama dan jet langsam

  • Jet Utama (Main Jet): Jet utama mengontrol jumlah bahan bakar yang disuplai ke campuran udara-bahan bakar saat gas terbuka sepenuhnya atau pada putaran mesin yang lebih tinggi. Ukuran jet utama mempengaruhi banyaknya bahan bakar yang masuk dalam campuran pada putaran mesin yang lebih tinggi. Ini memungkinkan mesin menghasilkan tenaga lebih banyak saat diperlukan, seperti saat akselerasi atau saat beroperasi pada kecepatan tinggi.
  • Jet Langsam (Idle Jet): Jet langsam mengontrol aliran bahan bakar pada saat mesin dalam kondisi diam (idle) atau putaran mesin yang sangat rendah. Jet langsam memastikan adanya campuran udara-bahan bakar yang cukup untuk menjaga mesin tetap berjalan saat gas ditutup. Penyetelan jet langsam penting untuk menjaga kestabilan putaran mesin saat mesin dalam kondisi diam.

11. Throttle valve

Throttle valve adalah katup yang mengatur aliran udara yang masuk ke dalam karburator. Fungsinya adalah mengendalikan jumlah udara yang masuk ke mesin, yang pada gilirannya mengontrol tenaga yang dihasilkan oleh mesin. Saat tuas gas ditarik, katup ini membuka untuk memungkinkan lebih banyak udara masuk, menghasilkan lebih banyak tenaga. Saat mesin diam, katupnya tertutup agar mesin tetap stabil.

12. Needle valve

Needle valve adalah katup yang mengontrol jumlah bahan bakar yang masuk melalui jet utama (main jet) berdasarkan posisi throttle valve. Fungsinya adalah untuk mengatur perbandingan campuran udara-bahan bakar yang dibutuhkan oleh mesin sesuai dengan kondisi operasional.

Cara kerja karburator ini memastikan bahwa mesin menerima campuran udara-bahan bakar yang sesuai dengan kebutuhan, yang memungkinkan pembakaran yang efisien dan menghasilkan tenaga yang dibutuhkan untuk menggerakkan kendaraan.

Itulah nama-nama komponen karburator motor dan fungsinya masing-masing lengkap dengan cara kerjanya. Semoga pembahasan diatas memberikan wawasan yang berharga buat kamu tentang dasar sistem bahan bakar pada mesin bensin. Nantikan info terbaru lainnya mengenai otomotif hanya di Parboaboa.

TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS