Kevin Sanjaya alami cedera otot.

Kevin Sanjaya Alami Cedera Otot Usai Olimpiade

rini | Olahraga | 03-09-2021

PARBOABOA, Jakarta - Usai berlaga di ajang Olimpiade Tokyo 2020,Kevin Sanjaya alami cedera otot. Untungnya kondisi pasangan Marcus Gideon itu tidak terlalu parah dan diyakini akan bisa segera sembuh.

"Setelah Olimpiade itu memang Kevin ada masalah sedikit di bahu dan lututnya. Ada sedikit cedera di ototnya. Pemeriksaan sudah dilakukan dan hasilnya tidak terlalu riskan dan membahayakan," kata Herry Iman Pierngadi, Jumat (3/9).

Kevin masih harus melakukan terapi. Namun Kevin tetap menjalani latihan, walau tidak seberat latihan yang dijalani Markus Gideon.

Saat ini tim bulutangkis Indonesia sedang bersiap untuk bertanding di Piala Sudirman dan Piala Thomas & Uber.

"Pasca Olimpiade itu, satu minggu kemudian kita sudah kembali latihan. Fokusnya ke pemulihan. Kalau sekarang sudah masuk minggu kedua dan ketiga, sudah masuk program- program peningkatan untuk persiapan Piala Sudirman dan Piala Thomas. Karena kedua turnamen itu kan berdekatan, hanya selang satu minggu," ungkap Herry.

Herry mengungkapkan kekalahan ganda putra Kevin/Markus di Olimpiade Tokyo, akan dijadikan bahan evaluasi, untuk memperbaiki kesalahan yang terjadi di olimpiade.

Selain itu, sebanyak tujuh pasangan ganda putra yang dilatih oleh Harry memiliki kesempatan yang sama untuk berlaga di turnamen.

"Saya juga membuka kesempatan untuk semua tim ganda putra untuk bergabung di Piala Thomas. Kriteria penilaiannya kan di latihan, kesiapan fisik, dan mentalnya dan termasuk di simulasi nanti. Bisa kelihatan siapa yang sudah siap dan itu yang akan terpilih," tutur Herry.

Ketujuh pasangan itu adalah Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yotje Yacob Rambitan, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri, dan Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani.

Mengenai siapa yang akan terpilih hal itu akan dinilai berdasarkan kesiapan fisik dan mental juga saat pertandingan simulasi yang akan diadakan.

Tag : #kevin sanjaya    #cedera otot    #Olimpiade Tokyo 2020    #olah raga   

Baca Juga