Penjemputan Kakek NWP oleh satgas covid-19 Pematangsiantar

Pasien Isoman Dijemput Satgas Covid-19 Pematangsiantar Setelah Meninggal di Rumah

rini | Daerah | 04-08-2021

PARBOABOA, Pematangsiantar - Seorang kakek bernama NWP (80) meninggal di rumahnya di Kelurahan Sukadame, Siantar Barat, Sumatera Utara, Selasa (3/8/2021) pukul 09.00 pagi. Jenazah NWP kemudian dijeput oleh mobil BNPB dan Dinas Kesehatan Pematangsiantar untuk dibawa ke Instalasi Medikolegal Forensik RSUD Djasamen Saragih.

Penjemputan ini karena hasil swab antigen yang dilakukan di sebuah klinik pada Senin (2/8), kakek NWP sebelumnya posiif covid-19

Kapolsek Siantar Utara AKP Marnaek S Ritonga membenarkan adanya penjemputan jenazah kakek NWP tersebut.

"Sesuai dengan keterangan anak almarhum, keluarga membawa  berobat ke Klinik Kasih. Setelah dilakukan swab antigen positif Covid 19. Pihak keluarga membawa ke RS Djasamen Saragih, lalu pihak RSU menyarankan agar dirujuk Ke Medan, kemudian pihak keluarga membawa  kembali kerumah," kata Marnaek melalui keterangan tertulis, Selasa.

Pihak keluarga menyebut kondisi kesehatan NWP mulai menurun sejak Kamis pekan lalu. Namun pihak keluarga meyakini NWP tidak terpapar Covid-19 karena tidak terlihat dari ciri ciri yang dialami.

Malam sebelum meninggal dunia, pihak keluarga mengaku kewalahan mencari rumah sakit di Kota Siantar karena terisi penuh, sehingga memutuskan membawa NWP ke kediamannya.

"Kalau sakit bawaan tidak ada. Tadi malam kami bawa ke rumah sakit semua penuh. Daripada Bapak tersiksa ya sudah kami bawa ke rumah," kata Boru Purba, anak almarhum NWP ditemui di ruang instalasi jenazah RSUD Djasamen Saragih, Selasa.

Atas permintaan keluarga, jenazah dibawa ke Huta Raja Kabupaten Simalungun untuk dikebumikan.

Terpisah, Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Pematangsiantar Daniel Siregar yang ditemui tak jauh dari kantor tempatnya bekerja membenarkan almarhum positif Covid-19. Bahkan, hari ini, Selasa (3/8/21) sudah enam orang meninggal dunia yang positif Covid-19.

Pasien yang meninggal, termasuk NWP. Semua pasien Isoman meninggal di rumah dan telah dikebumikan.

"Yang meninggal karena isolasi mandiri ada tiga orang, dan yang meninggal dari rumah sakit yang ada di Medan tiga orang," ujar Daniel.

Beberapa jenazah sudah dikebumikan. Hanya saja terkait lebih lanjut informasi data para korban Covid-19, Daniel mengaku belum melihat data keseluruhan.

Tag : daerah,covid19,kesehatan

Berita Terkait