Berniat Kuliah di Luar Negeri? Perbaiki Mindset Ini!

Ilustrasi Kuliah (Foto: blog.transfez.com)

PARBOABOA – Meniti ilmu di luar negeri tentu menjadi salah satu kebanggaan tersendiri bagi para pelajar. Selain itu, kuliah di luar negeri juga diyakini dapat mempermudah jalan kesuksesan seseorang di masa depan.

Lulusan luar negeri juga bisa dibilang memiliki kesempatan yang lebih besar di dunia kerja. Namun, untuk bisa sampai kesana tentu tak semudah membalikkan telapak tangan. Dibutuhkan banyak persiapan, rencana yang matang, dan kesanggupan diri.

Tapi dibalik itu semua, ada satu hal yang tak boleh dianggap sepele, yakni mengubah mindset. Jangan sampai membuang-buang waktu untuk memikirkan hal-hal yang justru akan menghambat rencanamu.

Lalu, apa saja mindset yang harus diperbaiki sebelum memutuskan menuntut ilmu diluar negeri? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini yuk!

1. Mendaftar Beasiswa dengan ‘Sistem Kebut Semalam’

Setiap pekerjaan yang dilakukan dengan terburu-buru tentu tak akan membuahkan hasil yang maksimal. Demikian juga dengan pengajuan beasiswa yang biasanya cukup panjang dan melewati tahapan-tahapan yang cukup banyak pula.

Karenanya, kamu harus menghindari mengurus berkas dan segala keperluan beasiswa dengan ‘sistem kebut semalam’.

2. Bisa Lolos dalam Sekali Coba

Satu hal yang perlu dipahami adalah tidak ada proses yang instan. Mendaftar beasiswa hingga lolos membutuhkan waktu dan seleksi yang cukup panjang. Untuk itu, jangan berharap pada keberuntungan.

Fokuslah pada kualitas dokumen dan terbuka dengan segala kemungkinan beasiswa di tempat-tempat yang sesuai dengan profil dan value.

3. Harus Punya Surat Rekomendasi dari ‘Orang Berpengaruh’

Beberapa program beasiswa memang mensyaratkan surat rekomendasi pengajuan beasiswa. Tapi ada juga yang tidak menjadikan surat rekomendasi sebagai kewajiban dan diganti dengan memberi kontak pemberi rekomendasi.

Ada dua tipe surat rekomendasi yang biasa dijadikan persyaratan, yakni akademis dan profesional. Surat rekomendasi akademis dapat diperoleh dari guru, kepala sekolah, dekan, atau dosen pembimbing.

Sementara surat rekomendasi profesional dapat diperoleh dari atasan ataupun supervisor dimana Anda bekerja.

4. Harus Pintar, Berprestasi, dan Punya IPK Tinggi

Tidak semua beasiswa mensyaratkan minimal nilai, meskipun ada beberapa beasiswa yang menetapkan target nilai tinggi. Karenanya, kamu perlu mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang beasiswa yang sesuai dengan profil kamu.

5. Memposisikan Diri Sebagai ‘Pemohon Sponsor’

Jangan pernah memposisikan diri sebagai pihak yang lebih rendah dibandingkan dengan penyedia beasiswa. Faktanya, lembaga beasiswa yang justru membutuhkan calon penerima beasiswa, karena mahasiswa internasional bisa menjadi kandidat yang berperan sebagai penjaga hubungan baik antar negara.

Itulah tadi lima mindset yang harus diperbaiki sebagai pemburu beasiswa. Percaya dan fokuslah pada kemampuan sendiri dan berjuanglah semaksimal mungkin serta terbuka dengan setiap kemungkinan.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS