Polisi Sebut Motif Pelaku Mutilasi Angela Hindriati Untuk Kuasai Hartanya

Polda Metro Jaya menyebutkan MEL alias Ecky membunuh Anggela Hindriati dengan tujuan menguasai harta milik korban. Ecky memutilasi mayat Angela dan di masikan ke dalam boks. Adapun, motif tersebut disampaikan oleh Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Hengki Haryadi dalam keterangannya, Rabu (18/01/2023) (Foto: Detiknews)

PARBOABOA, Jakarta - Polda Metro Jaya menyebutkan MEL alias Ecky membunuh Anggela Hindriati dengan tujuan menguasai harta milik korban. Ecky memutilasi mayat Angela dan di masikan ke dalam boks. Adapun, motif tersebut disampaikan oleh Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Hengki Haryadi dalam keterangannya, Rabu (18/01/2023).

"Bahwa tersangka Ecky juga memiliki niat lain untuk menguasai harta milik korban Angela," ujar Hengki.

Hengki menjelaskan sejumlah harta milik Angela yang telah dikuasai Ecky antara lain apartemen hingga seluruh uang di dalam rekening korban. "Selain itu Ecky juga menggadaikan sertifikat rumah lain milik korban Angela," tutur Hengki.

Kemudian, mayat Angela ditemukan di dalam boks besar di sebuah kamar kosan di Bekasai, Jawa Barat. Mayat korban ditemukan dalam keadaan terpotong menjadi beberapa bagian. Sebelumnya, kasus terungkap ketika menyelidiki seorang pria bernama MEL alias Ecky yang dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak 23 Desember 2022.

Setelah itu, polisi menemukan kosan yang diduga ditempati Ecky. Awalnya, hanya menemukan Ecky, Tapi disana polisi justru menemukan mayat wanita yang telah dimutilasi di dalam boks. Berdasarkan hasil penyelidikan, pembunuhan terhadap Angela itu dilakukan pada November 2021.

Selanjutnya, pihak kepolisian mengatakan alasan Ecky memutuskan untuk memutilasi korban agar jasadnya bisa dimasukan ke dalam boks. Selain itu, polisi juga mengungkapkan bahwa dari keterangan Ecky bahwa dirinya tak mempunyai niat untuk menguburkan jasad Angela.

Polisi menerangkan ada potensi muncul tersangka baru dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap Angela Hindriati. “Ada potensi tersangka baru,” Ujar Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Hengki Haryadi kepada wartawan, Kamis (19/01/23).

Hengki mengatakan kemungkinan tersangka baru tak lepas dari temuan fakta baru dari tim penyidik. Tapi, ia belum mau menjelaskan lebih lanjut terkait kemungkinan tersangka baru dalam kasus mutilasi tersebut..

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS