Simak! Ini Ciri-Ciri Whatsapp yang Sedang Disadap dan Cara Mencegahnya

Aplikasi Whatsapp (sindonews.com)

PARBOABOA - Whatsapp merupakan aplikasi Messenger Online yang saat ini banyak digunakan oleh orang-orang di seluruh dunia. Pada aplikasi whatsapp terdapat beberapa fitur yang sangat lengkap, seperti mengirim dan menerima pesan teks, foto, audio, file dan gambar kepada pengguna lainnya. Selain mengirim dan menerima pesan, whatsapp juga dapat digunakan untuk menelpon, videocall, serta membuat story.

Tentunya, dengan fitur yang sangat lengkap dan praktis, aplikasi ini menjadi sangat populer bahkan menjadi kebutuhan utama oleh sebagian orang untuk memudahkan berbagai aktivitas sehari-hari.

Namun, belakangan marak terjadi aksi penyadapan whatsapp yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Secara hukum maupun moral, menyadap whatsApp adalah tindakan tidak terpuji karena sama artinya dengan melanggar privasi dan mencuri informasi orang lain.

Ditambah lagi, korban seringkali sulit menyadari bahwa WhatsApp-nya sedang disadap.

Lantas, bagaimana cara mengetahui whatsapp yang sedang disadap?

Berikut ini ciri-ciri whatsapp yang sedang disadap dan cara mencegahnya.

Ciri-ciri Whatsapp Disadap

Dosen Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer UNS, Nurcahya Pradana Taufik Prakisya mengatakan, setidaknya ada 5 ciri WhatsApp atau WA sedang disadap orang lain, yakni:

1. Ada pesan terkirim tanpa diketahui

Ciri-ciri WhatsApp disadap orang lain yang pertama adalah adanya pesan terkirim tanpa diketahui.

Saat pengguna menyadari bahwa bukan dirinya yang membuat dan mengirim pesan tersebut, menurut Nurcahya, dapat dipastikan bahwa WA sedang dibajak orang lain.

2. Ada aplikasi asing terpasang di smartphone

Keberadaan aplikasi tidak dikenal yang terpasang di smartphone patut untuk diwaspadai.

Pasalnya, menurut Nurcahya, aplikasi asing itu bisa jadi adalah alat yang digunakan pelaku untuk membajak WhatsApp korban.

"Bisa jadi aplikasi ini adalah media yang digunakan oleh peretas untuk menyadap percakapan WhatsApp Anda," ungkapnya.

3. WhatsApp tiba-tiba logout

Saat WA keluar sendiri atau tiba-tiba logout dapat menjadi tanda bahwa aplikasi tersebut sedang dibajak dan telah dipindahkan ke perangkat lain.

Nurcahya menjelaskan, hal itu biasanya terjadi karena One Time Password (OTP) telah diberikan atau diketahui kepada pihak lain.

Dia pun menambahkan, satu akun WA hanya bisa digunakan di satu perangkat. Jika ingin dipindahkan, perlu memasukkan OTP yang dikirimkan ke nomor pengguna.

 "Jika ada yang berusaha memasukkan nomor Anda ke dalam sebuah perangkat baru, dan memiliki akses ke nomor telepon akun Anda, maka sepenuhnya percakapan WhatsApp Anda akan berpindah ke perangkat baru yang dimiliki orang yang tidak bertanggung jawab tersebut," terangnya.

4. Terdapat riwayat WhatsApp Web di perangkat tidak dikenal

Penggunaan WhatsApp Web pada web browser akan meninggalkan jejak riwayat pada laman WA Web. Cara melihatnya, klik logo tiga titik di pojok kanan atas kemudian pilih WA Web.

"Akan muncul sebuah halaman riwayat penggunaan WhatsApp Web Anda," jelasnya.

Jika terdapat akses dari browser yang tidak dikenal, bisa jadi peretas menggunakan cara ini untuk menyadap WA korban.

5. Pesan terbaca padahal belum pernah dibuka

Jika pengguna WA belum membaca suatu pesan namun notifikasi pesan diterima sudah hilang, bisa jadi ada orang lain yang membajak WhatsApp-nya.

"Perhatikan secara seksama apakah itu terjadi hanya satu waktu atau berulang kali," kata Nurcahya.

Jika setiap pesan yang masuk telah dibaca padahal belum dibuka sama sekali, bisa jadi hal itu dilakukan oleh pembajak.

Cara Mencegah Whatsapp Agar Tidak Disadap

1. Jaga Kode OTP

Ingat! jangan membagikan kode OTP. Kode OTP WhatsApp biasanya berisikan enam angka yang perlu dimasukkan ketika akan login sebagai bentuk verifikasi.

Pihak WhatsApp mengirimkan OTP melalui SMS. Karena bersifat sangat rahasia, tidak boleh diberitahukan oleh siapapun begitu menerimanya.

2. Two-Step verification

Langkah untuk mengamankan akun WA agar tidak disadap oleh orang lain adalah dengan verifikasi dua langkah yang harus dilakukan.

Caranya mengaktifkan verifikasi dua langkah sebagai berikut:

- Klik opsi titik tiga di kanan atas

- Setting > Account > Two Step Verification

- Klik Enable

- Masukkan enam kode rahasia yang dipilih

- Masukkan email untuk memulihkan kata kunci jika pengguna lupa.

Ada baiknya mengaktifkan pemindai sidik jari. Sehingga tidak semua orang bisa mengakses akun WhatsApp, caranya sebagai berikut:

- Klik opsi titik tiga di kanan atas

- Klik Privasi

- Klik kunci sidik jari

- Aktifkan

- Pengguna akan diminta untuk merekam sidik jari mereka

- WhatsApp meminta pengguna memilih berapa lama aplikasi akan terkunci otomatis, segera, setelah 1 menit, atau setelah 30 menit.

Itulah seputar informasi mengenai ciri-ciri whatapp yang sedang disadap dan cara mencegahnya.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS